Senin, 22 Oktober 2018

Mantan Perdana Menteri Najib Razak tiba di kantor Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) untuk menjalani pemeriksaan di Putrajaya, Selasa (22/5). Tersenyum santai, Najib Razak memasuki gedung MACC dengan pengawalan ketat petugas keamanan. (AP/Sadiq Asyr

internasional | Selasa, 29 Mei 2018 | Dibaca: 37
Dana 1MDB, Menkeu Malaysia Sebut Ada Indikasi Dicurangi

RIDARNEWS.COM - Lim Guan Eng, Menteri Keuangan Malaysia mengatakan 6,98 miliar yang dibayarkan oleh Kemenkeu atas nama 1MDB terkait dengan pinjaman itu sama sekali tidak memiliki hubungan dengan proyek real estate yang disebutkan sebelumnya.

"Sebaliknya, pembayaran itu dilakukan untuk melayani bunga berbagai obligasi -- Lim menyebut fulus yang dibayarkan itu sebagai cara untuk mengentas "lubang keuangan" 1MDB,: ujar Lim Guan Eng.

Obligasi 10 tahun senilai US$ 3,5 miliar pada Mei dan Oktober 2012, dimaksudkan untuk akuisisi aset pembangkit listrik. Aset tersebut telah ditanggalkan dan hasil keuangannya telah "dimanfaatkan", kata Lim. Namun, obligasi tersebut tetap beredar dalam 1MDB.

Selain itu, obligasi 10 tahun senilai US$ 3 miliar pada Maret 2013, dimaksudkan untuk membiayai pengembangan TRX. Namun, dana yang dikumpulkan tidak pernah digunakan untuk mengembangkan TRX, seperti yang dilaporkan oleh Oditur Jenderal Malaysia, kata Lim.

"Oleh karena itu, mengingat semua fakta dan angka di atas, tidak ada deskripsi lain yang lebih tepat untuk menyebut pembayaran senilai 6,98 miliar ringgit oleh Kemenkeu atas nama 1MDB sebagai sebuah bailout tunggal terbesar dalam sejarah pemerintahan Malaysia," kata Lim.

Lim menyerukan kepada Najib untuk menjelaskan dimana dana US$ 3,5 miliar dari proyek pembangkit listrik dan US$ 3 miliar dari TRX.  (liputan6.com)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Sabtu, 20 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018