Minggu, 22 Juli 2018

Gubernur Riau diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi memberikan sambutan dengan membacakan sambutan tertulis Menko Polhukam RI, Wiranto, Bertempat di Grand Central Hotel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menggelar puncak ra

pekanbaru | Kamis, 12 Juli 2018 | Dibaca: 29
Ayo Wujudkan Indonesia Sehat Tanpa Narkoba

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Bertempat di Grand Central Hotel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menggelar puncak rangkaian Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018, Kamis (12/7/18).

Tema peringatan HANI 2018 kali ini adalah "Menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan narkoba, untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba".

Gubernur Riau diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi memberikan sambutan dengan membacakan sambutan tertulis Menko Polhukam RI, Wiranto.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau dalam sambutannya mengatakan bahwa, kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa yang harus diatasi secara serius.

“Apabila tidak ditanggulangi bisa menjadi salah satu senjata proxy war untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara” ungkapnya.  

Lebih lanjut dikatakan masalah narkoba akan terus menggerogoti bangsa dari hulu sampai hilir dan menjadi ancaman terbesar bonus demografi pada tahun 2030.

“Mengatasi permasalahan narkoba diperlukan strategi khusus yaitu keseimbangan antara pendekatan penegakan hukum dan penegakan kesehatan. Pendekatan penegakan hukum untuk memutus mata rantai pemasok narkoba dari produsen sampai jaringan, sedangkan pendekatan kesehatan untuk memutus rangkaian penggunaan narkoba melalui perawatan dan rehabilitasi” tambahnya.  

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa, peringatan HANI 2018 ini memiliki makna keprihatinan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

"Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam dunia dan bisa digunakan sebagai salah satu proxy war untuk melumpuhkan kekuatan bangsa ini," ungkapnya

Bahkan, kasus narkotika dengan menggunakan internet sebagai alat penyebarluasannya meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan perkembangan zaman.

"Internet jadi wadah interaksi dan transaksi narkoba semakin meningkat, dan narkoba telah merasuk ke semua elemen masyatakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, Kepolisian, TNI, hingga PNS, serta masyarakat umum lainnya," terangnya.

Sehingga, peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika sehingga dibutuhkan sebuah gerakan untuk menyadarkan seluruh manusia.

"Penyadaran bertujuan untuk kembali membangun solidaritas pencegahan dan memberantasan narkoba yang menjadi ancaman bangsa ini," tegasnya

"Oleh sebab itu perlu dukungan dan perhatian sepenuhnya dari instansi pemerintah dan masyrakat dengan bersinergi dengan semua pihak agar kita terhindar dari penyalahgunaan Narkotika,"tutupnya.

Hadir dalam puncak peringatan HANI 2018 ini, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wakil Bupati Kampar dan Rokan Hilir, Forkopimda Riau, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik provisni Riau serta undangan lainnya. (mediacenterriau.go.id)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Selasa, 29 Mei 2018
Selasa, 29 Mei 2018
Selasa, 29 Mei 2018
Minggu, 27 Mei 2018
Selasa, 22 Mei 2018

HUKRIM
Jumat, 20 Juli 2018
Kamis, 19 Juli 2018
Rabu, 18 Juli 2018
Selasa, 17 Juli 2018
Selasa, 17 Juli 2018