Senin, 10 Desember 2018

PGRI

inhu | Minggu, 15 Juli 2018 | Dibaca: 100
Ruspan Aman lantik Pengurus PGRI Inhu

RENGAT, RIDARNEWS.COM – Ketua Pengurus Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Provinsi Riau, Ruspan Aman melantik Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Pelantikan yang sama juga dilangsungkan untuk pengurus Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) PGRI Kabupaten Inhu oleh Ketua PGRI Provinsi Riau Dr H Syahril, S.Pd, MM di aula SMA PGRI Rengat, Jum’at (13/7/18) kemaren.

Untuk Ketua YPLP PGRI Kabupaten Inhu diamanahkan kepada Hefnan Endri, M.Pd, sedangkan Ketua DKGI PGRI Kabupaten Inhu diamankan kepada Apris SS, dimana kedua organisasi ini merupakan organisasi sayap PGRI yang memiliki tugas dan fungsi berbeda.

Ketua PGRI Provinsi Riau Dr H Syahril, S.Pd, MM mengatakan bahwa, sekolah dibawah naungan PGRI diberbagai tingkatan sudah dapat setera dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Sehingga dengan kondisi ini, membuktikan sekolah PGRI yang ada tidak lagi dapat dipandang sebelah mata.

Kedepan, hal ini tentunya tetap menjadi perhatian semua pihak di jajaran PGRI baik pengurus di provinsi maupun di kabupaten kota. “Kedepan sekolah milik PGRI juga harus unggul dibanding sekolah diluar PGRI,” ujarnya.

PGRI saat ini juga tengah merencanakan bagaimana di Provinsi Riau, PGRI juga bisa mendirikan perguruan tinggi. Langkah ini, sudah diawali dengan rapat bersama oleh jajaran pengurus serta pihak-pihak pemerhati pendidikan di Pekanbaru belum lama ini.

Sesuai rencana perguruan tinggi yang diharapkan berdiri sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan zaman yakni Poli Teknik. Sehingga PGRI tidak lagi menjadikan perguruan tinggi yang hanya mencetak guru. “Bukan berarti peran guru dilupakan. Karena peran guru sangat penting, sebagai panutan bagi perserta didik,” sebutnya.

Usai pelantikan, Ketua YPLP PGRI Kabupaten Inhu Hefnan Endri, M.Pd mengatakan bahwa, sesuai tugas dan fungsi atas amanah yang diembannya tetap beruyapa menjadikan pendidikan di Kabupaten Inhu lebih baik dan maju. “YPLP ini lebih mengarah kepada pengelolaan pendidikan, sedangkan DKGI lebih mengarah kepada pembinaan guru,” ujar Hefnan.

Melalui YPLP PGRI, dirinya bersama pengurus yang lain akan berupaya membuat terobosan dan membenahi sekolah yakni SMA PGRI Rengat. Hal ini diawali dengan melihat kondisi fasilitas seperti infrastruktur, guru, siswa yang ada di SMA PGRI Rengat. “Hal ini dapat terwujud tentunya melalui kebersamaan baik di jajaran YPLP, pengurus PGRI hingga keluarga besar SMA PGRI Rengat,” harapnya. (mediacenterriau.go.id)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 6 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Kamis, 29 November 2018

HUKRIM
Kamis, 6 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018