Selasa, 18 Desember 2018

Sebanyak 250 orang massa dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) Provinsi Riau terkait UMSP 2018 menggelar unjukrasa di Gedung SKK Migas (Graha Sucofindo) Jalan Ahmad Yani, no 79, Pekanbaru, Kamis, 19 Juli 2018, sekira pukul 10.25

pekanbaru | Kamis, 19 Juli 2018 | Dibaca: 90
Minta Naik Upah, Ratusan Buruh Geruduk Kantor SKK Migas

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Sebanyak 250 buruh dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) Provinsi Riau, Kamis (19/7/18) siang, menggeruduk Kantor SKK Migas di Graha Sucofindo, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru.

Ratusan buruh yang tergabung dalam K-SBSI itu, terdiri dari FKUI (federasi kontruksi, umum dan informal), Nikeuna, F.S.B Kamiparho, FTA, KI-KES (federasi serikat buruh kimia, farmasi, kesehatan), Hukatan, Garteks, F-Lomenik(Federasi logam, mesin, elektronik), dan Fesdikari, Komisi Kesetiaan gender,

Mereka menuntut agar kontraktor SKK Migas menaikan UMSP 2018 sebesar 15 persen. Dan memberikan jaminan keberlangsungan kerja sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 19 Tahun 2012.

Namun, sebelum massa buruh sampai di Graha Sucofindo, aparat kepolisian sudah menutup rapat pintu pagar Graha Sucofindo.

Massa aksi mencoba menerobos masuk secara paksa kedalam kantor SKK Migas dengan mendorong pagar yang dijaga pihak Kepolisian.

Setelah bernegosiasi, akhirnya pihak SKK Migas mempersilahkan 10 orang buruh yang dipimpin oleh Koordinator Wilayah Riau K-SBSI Juandi Hutauruk berdialog dengan Kepala Departemen Operasi SKK Migas Wilayah Riau, Rudi Fajar. Selain Rudi Fajar dalam ruangan itu juga sudah menunggu Ketua DPP APINDO Riau Wijatmoko Rah Trisno serta perwakilan PT. CPI M. Aulia.

Dalam pertemuan itu, pihak buruh menyampaikan beberapa butir tuntutan yang belum direalisasikan kontraktor Migas. Padahal, kata jubir KSBSI Wilayah Riau, kontraktor adalah ujung tombak SKK Migas.

"Tapi, Kontraktor tidak peduli terhadap buruh," kata Juandi Hutahuruk.

Ditegaskan Juandi, dalam tahun ini belum ada kenaikan upah buruh. Namun, tidak ada pergerakan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam masalah upah, seperti APINDO dan PT.CPI.

Padahal pemerintah daerah telah memerintahkan agar dilakukan perundingan antara buruh dengan APINDO mengenai besaran kenaikan upah, namun terjadi Deadlock dikarenakan APINDO bertahan diangka 6 % dari tuntutan buruh sebesar 15 %.

Sementara yang terjadi saat ini, baik kontraktor, PT. CPI dan Apindo saling lempar tanggung jawab.

Selaku Kepala Departemen Operasi SKK Migas Wilayah Riau, Rudi Fajar mengatakan, SKK Migas tugasnya adalah mencari sumber-sumber minyak baru dan tidak berwenang mengintervensi kontraktor ataupun APINDO dalam urusan kenaikan Upah.
 
"Sebagai Perwakilan Pemerintah SKK Migas akan memfasilitasi Perundingan antara APINDO, PT. CPI dan KSBSI dalam membicarakan  masalah besaran angka kenaikan USMP Tahun 2018," ujar Rudi Fajar.

Pihak SKK Migas, APINDO dan PT. CPI meminta waktu kepada pihak K-SBSI untuk membicarakan secara tertutup tanpa melibatkan K-SBSI. Setelah melakukan rapat Internal didapat beberapa keputusan sebagai berikut, APINDO Terkait UMSP Migas 2018 akan diupayakan penyelesaian tuntas dalam waktu 2 minggu atau selambat-lambatnya tanggal 16 Agustus 2018.

"Bahwa DPP Apindo Riau dan K-SBSI Riau sepakat untuk tunduk terhadap tata tertib perundingan UMSP Migas 2018 yang telah disepakati sebelumnya," ujar Rudi Fajar.

Sementara itu, PT CPI berkomitmen untuk mematuhi dan mentaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku termasuk dalam pengelolaan tenaga kerja kontrak sesuai dengan Permenaker Nomor 19 /2012.

"PT CPI akan meminta mitra kerja untuk patuh dan tunduk kepada peraturan ketenagaankerjaan sesuai dengan kontrak yang berlaku," ujarnya lagi.

Rapat Koordinasi dikantor SKK Migas selesai menjelang sore. Korwil  KSBSI Riau, Juandi Hutauruk kemudian menyampaikan hasil Rapat dengan APINDO dan PT.CPI kepada massa buruh. Usai mendengarkan keputusan rapat, ratusan massa buruh membubarkan diri. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Jumat, 14 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018

HUKRIM
Senin, 17 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018