Rabu, 15 Agustus 2018

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Askardia Patrianov mengatakan menjelang hari raya Idul Adha, pemerintah akan terus mengantisipasi perkembangan virus Jembarana pada hewan qurban.

kesehatan | Senin, 30 Juli 2018 | Dibaca: 9
DPKH Antispasi Virus Jembaran pada Hewan Qurban

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Askardia Patrianov mengatakan menjelang hari raya Idul Adha, pemerintah akan terus mengantisipasi perkembangan virus Jembarana pada hewan qurban.

" Ini sangat penting dan terus menjadi perhatian agar tidak berimbas kepada masyarakat," ujar Askardia kepada wartawan, Senin, 30 Juli 2018.

Kondisi tersebut juga dikarenakan Provinsi Riau termasuk daerah dengan potensi kerawanan cukup tinggi terhadap hal tersebut. Untuk itu, langkah pengecekan akan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.
 
"Kita terus melakukan langkah-langkah antisipasi. Pengawasan juga akan dilakukan, begitu juga kepada sapi-sapi yang akan dijual kepada masyarakat untuk pelaksana kurban di Idul Adha mendatang," paparnya.
   
Langkah konkrit yang dilakukan adalah dengan melakukan perawatan terbadap sapi yang masuk ke Riau. Untuk itu sinergitas stakeholder terkait, dalam hal ini petugas kesehatan dari kabupaten akan lebih aktif melakukan pengecekan berkala sebelum sapi itu diserahkan kepada panitia kurban.
   
Sebagai gambaran, sepanjang September 2016 hingga Maret 2017, sebanyak 1.600 ekor sapi ternak masyarakat di Riau mati karena penyakit jembrana. Untuk di harapkan tahun ini angka tersebut dapat menurun dan diminimalisir. # mediacenterriau.go.id



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Selasa, 29 Mei 2018
Selasa, 29 Mei 2018
Selasa, 29 Mei 2018
Minggu, 27 Mei 2018
Selasa, 22 Mei 2018

HUKRIM
Kamis, 9 Agustus 2018
Sabtu, 4 Agustus 2018
Jumat, 3 Agustus 2018
Jumat, 3 Agustus 2018
Jumat, 3 Agustus 2018