Jumat, 16 November 2018

Laboratorium klinik Prodia gelar seminar kesehatan mengusung tema "Good Doctor for Better Autoimmune Treatments, diruangan Bertuah Hall Pangeran Hotel, Jalan Jend Sudirman, Minggu, 26 Agustus 2018.

kesehatan | Minggu, 26 Agustus 2018 | Dibaca: 89
Prodia Gelar Seminar Kesehatan Autoimun

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Laboratorium klinik Prodia gelar seminar kesehatan mengusung tema "Good Doctor for Better Autoimmune Treatments, diruangan Bertuah Hall Pangeran Hotel, Jalan Jend Sudirman, Minggu, 26 Agustus 2018.

Seminar nasional ini menghadirkan para dokter spesialis dibidang penyakit Autoimun, diantaranya dr.Nanang Sukmana, SpPD-KAI, dr Ligat Pribadi Sembiring,SpPD, dr. Ratna Sari Dewi, SpPD, dr. Marissa Arifin, M.Kes.

dr. Nanang Sukmana, SpPD-KAI dan dr. Ligat Pribadi Sembiring, SpPF memaparkan patofisiologi, jenis-jenis autoimun, faktor risiko, diagnosis pencegahan dan pengelolaan (termasuk nutrisi). Marissa Arifin, M.Kes selaku Regional Marketing Manager I-II akan memaparkan biomarker dalam penegakan diagnosis autoimun serta pemeriksaan pendukung.

Autoimun merupakan penyakit yang diakibatkan adanya gangguan sistem imun yang ditandai dengan reaktivitasi sistem imun baik sel T maupun sel B (autoantibodi) melawan sel tubuh sendiri (autoangigen).

Penyakit autoimun yang sering ditemukan seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang umum dikenal dengan penyakit lupus dengan angka kejadian LSE di Indonesia sebesar 0,5 persen dari total populasi penduduk Indonesia.

dr.Nanang mengatakan autoimun menjadai penyakit yang belum banyak disadari masyarakat. Penelitian ini terkait penyakit autoimun memang jarang, karena jenis penyakit autoimun sendiri ada 80 jenis. Oleh karena sangat penting bagi para dokter untuk mendapatkan update informasi, agar para dokter dapat melakukan tindakan medis yang tepat bagi pasien yang bergejala maupun yang sudah mengalami autoimun.

Menurut dr.Ligat, angka kejadian autoimun cukup banyak, khususnya pada wanita, tetapi kesadaran masyarakat masih sangat kurang akan penyakit autoimun.

"Angka kejadian penyakit autoimun cukup mengkuatirkan, apalagi kejadian lebih tinggi dialami oleh wanita dibandingkan pria," ujar dr.Ligat.

Sementara itu, Regional Marketing manager I-II Marissa Arifin, M.Kes mengatakan Prodia menyediakan pemeriksaanppemeriksaan lab yang dapat menunjang diagnosis para dokter terhadap autoimun.

"Prodia menyediakna pemeriksaan ANA IF, ANA Profile, ANTI dsDNA NcX, ProALD, AMA M2, yang dapat dimanfaatkan para dokter untuk menunjang diagnosis penyakit autoimun," tutur Marissa Arifin. (rima)

 

 



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018

HUKRIM
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Senin, 12 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Sabtu, 10 November 2018