Sabtu, 22 September 2018

Ilustrasi (net)

bengkalis | Rabu, 5 September 2018 | Dibaca: 94
Heboh, Informasi Rekrutmen CPNS 2018, Melalui Medsos, Hoax

BENGKALIS, RIDARNEWS.COM – Rabu pagi, 5 September 2018, media sosial dihebohkan dengan informasi tentang rekrutmen alias penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Informasi tersebut menyebar cepat secara estafet melalui jejaring sosial milik warga seantero Nusantara, tak terkecuali di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis. Tak tanggung-tanggung dalam informasi rekruitmen CPNS secara jelas menyebutkan jumlah lowongan yang bakal terima, yakni sebanyak 200 ribu lowongan.

Dalam informasi itu menyebutkan lowongan CPNS 2018 itu diperuntukan bagi lulusan SMU/SMK, D-III, D-IV dan S1, dengan jumlah jurusan yang bakal diterima sebanyak 40 jurusan.    

Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan, Tengku Zainuddin, mengatakan sejauh ini belum adanya penerimaan CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) maupun dari Badan Kepgawaian Negara (BKN).

Dikatakan Zainudin, informasi rekruitmen CPNS 2018 yang tersebar melalui media sosial (medsos) tidak benar alias hoax. Apalagi, BKN sudah memberikan klarifikasi bahwa hingga kini jadwal pendaftaran CPNS 2018 atau penerimaan CPNS 2018 itu belum diketahui waktunya.

Kepala BKPP menghimbau kepada masyarakat di Negeri Junjungan agar tidak langsung mempercayai informasi tentang rekruitmen CPNS 2018 yang sudah tersebar melalui jejaring sosial. Tidak hanya itu, masyarakat diminta agar tidak langsung menyebarkan (share) informasi yang tidak jelas asal usulnya tersebut.

“Pokoknya jangan langsung percaya, apalagi langsung men-share ke media sosial. Sebelum sharing sebaiknya saring dulu informasi yang diterima,” ungkap Zainuddin.

Dikatakan Zainuddin, mengenai rencana penerimaan CPNS 2018 ini, pihak Kemenpan RB  pada Kamis 6 September 2018 baru akan melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh Sekretaris Daerah/Kota se-Indonesia.

Dalam surat yang ditandatangai Deputi Bidang SDM Aparatur, Kemenpan RB, Setiawati Wangsaatmaja ini, menyebutkan dalam rakor membahas tentang rincian penetapan kebutuhan (formasi) PNS dan persiapan pengadaan CPNS tahun 2018.

“Formasi dan persiapan pengadaan CPNS, baru akan dibahas, anehnya informasi penerimaan sudah menyebar luas melalui media. Makanya, kami katakan informasi yang tersebar saat ini tidak benar alias hoax,” tandasnya.

Berikut isi informasi hoax tentang penerimaan CPNS yang sudah menyebar luas melalui media sosial, sebagai berikut :

*Berikut  Info Rekruitmen CPNS 2018!*

Pemerintah akan membuka penerimaan CPNS Daerah Tahun 2018 sebayak 200.000. Tenaga Guru (SD, SMP, SMU/SMK) sebanyak 100.000 orang; Tenaga Kesehatan (Dokter, Bidan, Perawat, dll) sebanyak 50.000 orang; Tenaga lainnya sebanyak 50.000 orang.

Adapun lulusan yang akan direkrut mulai dari tingkatan pendidikan lulusan SMU/SMK, D-III, D-IV & S-1 dari berbagai jurusan. Berikut jurusan yg akan direkrut:

1. Guru SD

2. Guru SMP

3. Guru SMU/SMK

4. Dokter Umum

5. Dokter Spesialis

6. Dokter Gigi

7. Bidan

8. Perawat

9. Analis Kesehatan

10. Farmasi

11. Ilmu Kesehatan Masyarakat

12. Ilmu Manajemen

13. Ilmu Hukum

14. Ilmu Pertanian

15. Ilmu Planologi

16. Ilmu Ekonomi  Studi Pembangunan

19. Ilmu Akuntansi

20. Ilmu Perpajakan

21. Ilmu Keuangan

22. Ilmu Statistik

23. Ilmu Pertanian

24. Ilmu Perikanan

25. Ilmu Peternakan

26. Ilmu Kelautan

27. Ilmu Pariwisata

28. Ilmu Sejarah

29. Teknik Lingkungan

30. Teknik Industri

31. Mamajemen Aset

32. Analis Kesehatan

33. Sistem Informatika

34. Teknik Informatika

35. Ilmu Komputer

36. Ilmu Hubungan Internasional

37. Ilmu Psikologi

38. Ilmu Pemerintahan

39. Ilmu Administrasi Negara

40. Ilmu Kesejahteraan Sosial  (diskominfotik bengkalis)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Rabu, 19 September 2018
Rabu, 19 September 2018
Selasa, 18 September 2018
Jumat, 14 September 2018
Kamis, 13 September 2018