Kamis, 13 Desember 2018

Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melalui Lembaga bantuan Hukum LAM Riau bersama Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru dan Front Pembela Bumi lancang Kuning dalam siaran pers akan melaporkan permasalahan ini ke Direskrimsus Polda Riau.

Hukum | Kamis, 6 September 2018 | Dibaca: 89
Terkait Ujar Kebencian
LBH LAM Riau Laporkan Jhonny Bonyok ke Direskrimsus Polda

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Terkait postingan ujaran kebencian yang dilontarkan Jhony Bonyok kepada Ustad Abdul Somad melalui account Facebook miliknya beberapa hari yang lalu, membuat warga Riau, khususnya Pekanbaru marah dan geram.

Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melalui Lembaga bantuan Hukum LAM Riau bersama Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru dan Front Pembela Bumi lancang Kuning dalam siaran pers akan melaporkan permasalahan ini ke Direskrimsus Polda Riau.

Lembaga Adat Melayu Riau amat menyayangkan sikap ujaran kebencian Jhonny Bonyok terhadap UAS.

LAM Riau juga telah menunjuk empat pengacara yang akan mengawal kasus ujaran kebencian terhadap UAS yang diberi gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara.

Mereka adalah Datuk Zulkaranin Nurdin, Datuk Aziun, Datuk Wismar dan Datuk Aspandiar.

Menurut Datuk Zulkarnain Nurdin, siang ini para pengacara direncanakan akan melaporkan  pemilik account Facebook, Jhonny Bonyok ke Reskrimsus Polda Riau.

"Siang ini, kita akan mengadukan account Facebook Joni Bonyok ke Reskrimsus sebagai dugaan tindak pidana," kata Zulkarnain Nurdin di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Kamis siang, (06/09/2018).

Pelaporan ini sebagai bentuk delik aduan dan sebagai dasar bagi pihak Kepolisian bekerja dan langkah ini dilakukan berharap jangan sampai terjadi upaya penegakan hukum di Negeri ini dengan melanggar hukum. "Dalam KUHP Pasal 27, pelaku akan dikenakan kurungan selama 4 tahun atau dikenai denda sebesar Rp 750juta," ujar Zulkarnain Nurdin.

"Kita tahu, ucapan menghina dengan mengatakan "Dajjal" terhadap Ustadz Abdul Somad ini tentu sebagai hinaan terhadap ulama yang bergelar Datuk Seri yang dalam tradisi Melayu, adalah gelar kehormatan yang juga sudah menjadi tokoh nasional," papar Datuk Zulkarnain dengan nada kesal.

Hal senada juga dikatakan Datuk Aspandiar, Delik Aduan ini akan dilaporkan dan dikawal ke pihak Kepolisian, sehingga kasus ujar kebencian ini tidak dianggap sepele dan harus ada efek jera penegakan hukum buat pelaku penghinaan dan ujar kebencian kepada UAS.

Perihal UAS menyikapi Johny Bonyok yang menghinanya dalam Facebook, LAM Riau melalui Datuk Gamal Nasir menyampaikan secara pribadi, bahwa UAS sudah memaafkan Johny Bonyok, namun secara hukum menyerahkan permasalahan ini kepada pihak berwajib. (red)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 6 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Kamis, 29 November 2018

HUKRIM
Senin, 10 Desember 2018
Minggu, 9 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018