Sabtu, 22 September 2018

Empat pengacara dari LBH LAM Riau melaporkan Jony Boyok ke Direskrimsus Polda Riau akibat postingan yang melontarkan kata-kata yang tak pantas penuh kebencian kepada UAS.

Hukum | Kamis, 6 September 2018 | Dibaca: 40
Terkait Ujar Kebencian
UAS Maafkan Jony Boyok, Proses Hukum Tetap Dilanjut

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Postingan Jhony Bonyok melontarkan ujaran kebencian melalui account Facebook miliknya kepada Ustad Abdul Somad, menggemparkan pengguna dunia maya.

Akibat dari postingan yang melontarkan kata-kata tak pantas terhadap Ustad Abdul Somad, pemilik akun Jony Boyok dijemput Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru dari kediamanannya yang beralamat di Jalan Kelapa Sawit, gang Dolok I, Tangkerang Labuai, Bukitraya, Pekanbaru.

Dalam kasus ini, UAS yang menjadi korban, menunjuk langsung empat orang pengacara  sebagai kuasa hukum untuk membuat laporan polisi atas penghinaan yang dialamatkan padanya.

 Mereka ini dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

"UAS telah memberikan kuasa hukum kepada LBH LAMR guna menyelesaikan masalah ini secara hukum," ujar Ketua LAMR bidang agama Islam, Gamal Abdul Nasir kepada wartawan, Kamis, (06/09/2018).

Lanjut Gamal, empat pengacara yang diberi kuasa hukum oleh UAS diantaranya Zulkarnain Nurdin sebagai ketua tim, Wismar Hariyanto, Aspandiar, dan Aziyun Asyari.

"Laporannya sudah kita buat ke Polda Riau usai sholat Zuhur, siang tadi," tambah Gamal dikantornya.

Gamal menambahkan perbuatan yang dilakukan Jony Boyok telah dimaafkan oleh UAS yang kini dirinya tengah berada di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Meski demikian, yang namanya negara hukum proses hukumnya tetap berlanjut.

"Sebagai seorang muslim, UAS sudah memaafkan tindakan dari Jony Boyok. Tetapi karena kita negara hukum, perlu proses pembelajaran supaya tidak terulang kembali hal-hal seperti ini," tutur Gamal Nasir.

Kasus ini mencuat setelah Jony Boyok mengunggah sebuah foto disertai kata-kata tidak sopan di akun Facebook miliknya. Postingan itu diunggahnya pada 2 September 2018, pukul 12.00 WIB lalu. (red)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Rabu, 19 September 2018
Rabu, 19 September 2018
Selasa, 18 September 2018
Jumat, 14 September 2018
Kamis, 13 September 2018