Jumat, 16 November 2018

Ilustrasi (net)

ekonomi | Kamis, 6 September 2018 | Dibaca: 86
BI Berlakukan Denda 10 Persen, Bagi Bawa Uang Kertas Asing Melebihi Rp1 Miliar

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Kepala Kantor BI Perwakilan Riau, Siti Astiyah mengatakan, pihaknya telah menerapkan aturan pembatasan pembawaan jumlah UKA atau valuta asing setara atau senilai lebih dari Rp1 miliar tersebut sejak 3 September 2018.

Bank Indonesia mulai menerapkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20 tahun 2018, yang mengatur tentang pembawaan uang kertas asing (UKA) ke dalam dan keluar dari Indonesia paling sedikit setara dengan Rp1 miliar.

Dalam PBI ini diatur pengenaan sanksi atas pelanggaran peraturan tersebut, berupa kewajiban membayar denda.

Kata Siti, sanksi akan dikecualikan bagi badan berizin, yaitu bank dan penyelenggara Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) Bukan Bank yang telah memperoleh izin dan persetujuan dari BI. Sedangkan bagi yang melanggar otoritas, akan diberikan sanksi berupa denda.

Nilai denda tersebut akan sesuai dengan peraturan terkait pembawaan uang tunai, antara lain Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2016 tentang Pembawaan Uang Tunai dan/atau Instrumen Pembayaran Lain ke Dalam atau ke Luar Daerah Pabean Indonesia.

Merujuk pada aturan itu, jumlah denda yang bakal dikenakan berjumlah 10 persen dari seluruh jumlah UKA yang dibawa dengan jumlah denda paling banyak setara Rp300 juta. Jumlah nilai ini akan berlaku baik untuk perseorangan maupun perusahaan.

"Kebijakan ini bukan bagian dari kebijakan mengontrol devisa. Kebijakan ini menekankan pada pengaturan lalu lintas pembawaan valuta asing secara tunai. Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat mendukung efektivitas kebijakan moneter, khususnya dalam menjaga kestabilan rupiah," kata Siti di Pekanbaru, Kamis (6/9/2018).

Nantinya, pengawasan pembawaan UKA dan pengenaan sanksi denda di daerah pabean akan dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (mediacenterriau.go.id)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018

HUKRIM
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Senin, 12 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Sabtu, 10 November 2018