Senin, 19 November 2018

Ilustrasi (net)

inhil | Kamis, 6 September 2018 | Dibaca: 86
Wacanakan Kelapa Inhil Dikelola BUMD

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Sering anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir saat ini membuat petani kelapa merugi.

Politisi PPP, Muhammad Arpah menyarankan agar hasil kelapa lebih baik dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Inhil memang terkenal dengan hamparan tanaman kelapamya yang luas secaran Nasional. Hanya saja para petani tidak sejahtera dengan hasil yang didapat.  Pasalnya dalam pengelolaannya masih sangat tergantung pada perusahaan-perusahaan swasta yang ada. Sehingga harga ditentukan oleh mereka bukan petani kelapa,” sebut Muhammad Arpah, Rabu, (05/09/18).

Menurut Arpah, adanya wacana dahulu yang pernah bergema dimana pengelolaan kelapa rakyat ini dilakukan oleh BUMD tersendiri sangat tepat. Sehingga kestabilan harga dan nilai jual yang baik akan tetap terjadi karena ada campur tangan pemerintah dalam pengelolaan.

“Saat inikan yang melakukan pengelolaan adalah perusahaan swasta, ini tentu ada kecurangan-kecurangan yang bisa dilakukan oleh pihak perusahaan yang bersangkutan.  Kalau dikelola oleh pemerintah melalui BUMD tentu akan terjaga harga yang baik.  Sehingga akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan dari para petani kelapa,” katanya lagi memerikan pengertian. (mediacenterriau.go.id)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018

HUKRIM
Minggu, 18 November 2018
Sabtu, 17 November 2018
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Senin, 12 November 2018