Sabtu, 22 September 2018

Tipu Warga Urus SIM, Akhirnya Calo SIM Diringkus Polsek Rumpes

Hukum | Jumat, 7 September 2018 | Dibaca: 11
Tipu Warga Urus SIM, Akhirnya Calo SIM Diringkus Polsek Rumpes

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Seorang pelaku tindak pidana penipuan Syafri Efendi (29) warga Jalan Setia Budi, Gg Budi II No 62 RT 01/RW 01, Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, berhasil diamankan Polsek Rumbai Pesisir, di Jalan Yos Sudarso (bawah jembatan Siak III) Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Rabu (5/9/18) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pelaku ditangkap atas dasar Laporan polisi No.Pol: LP/200/IX/2018/Riau/Polresta Pku/ Polsek Rumbai Pesisir, tgl 05 September 2018. Sedangkan teman pelaku yaitu Rion yang ikut merasakan uang dari hasil penipuan tersebut kini dalam pengejaran pihak Polsek Rumbai.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK, SH, MH, melalui Kapolsek Rumpes Kompol Erdinal, SH, MH menjelaskan sebelumnya tersangka Syafri Efendi, Sabtu (1/9/18) sekira pukul 11.00 WIB di Jalan Yos Sudarso tepatnya di bawah Jembatan Siak III tersangka melihat saudara Fajri Ardi (korban,red) hendak ingin mengurus SIM.

Sambungnya, pelaku mendekati korban dan menanyakan apakah mau mengurus SIM dengan menawarkan bantuan untuk pengurusan SIM (Surat Izin Mengemudi) agar cepat selesai dan pelaku menawarkan biaya untuk pengurusan SIM A dan SIM C yang mana pada awalnya sebesar Rp. 1,2 juta lalu korban menawar untuk pengurusan kedua SIM tersebut sebesar Rp 1,1 juta saat itu pelaku menyanggupi untuk pengurusan SIM A dan SIM C sebesar Rp. 1,1 juta tersebut.

Pada saat itu, pelaku menyuruh untuk mendaftar dan berfoto setelah itu menyerahkan berkas tersebut kepadanya, sebelum melakukan pendaftaran korban menyerahkan uang sebesar Rp. 500ribu untuk uang pendaftaran dan pelaku meminta nomor korban dan menghubungi nomor korban (misscall).

Setelah menyerahkan uang kemudian korban menjalani proses pendaftaran dengan cara mengisi formulir, membuat surat kesehatan, dan berfoto, setelah itu menyerahkan berkas kepada pelaku, setelah menyerahkan berkas kepada pelaku sambil memberikan uang sebesar Rp 565ribu, sisa dari perjanjian, setelah menerima berkas dan uang tersebut pelaku mengatakan akan mengantarkan SIM tersebut ke alamat korban pada pukul 16.00 wib dan juga meminta nomor handphone korban, saat pukul 16.00 wib korban dihubungi pelaku bahwa SIM nya belum siap dan bersabar, sekitar pukul 18.00 wib korban menghubungi pelaku tetapi nomornya sudah tidak aktif lagi, pada hari Minggu(2/9/18) korban kembali menghubungi pelaku tetapi tidak diangkat oleh pelaku.

"Senin, (3/9/18) sekira pukul 10.00 WIB, korban bertemu pelaku dan menanyakan tentang SIM tersebut, tetapi pelaku mengatakan untuk menunggu dan nanti dihubungi, sampai saat ini korban tidak juga dihubungi pelaku, hingga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rumbai Pesisir." Jelas Kapolsek Rumbai Pesisir
"
"Kini pelaku sudah diamankan di Polsek Rumbai Pesisir guna penyelidikan lebih lanjut," ujarnya lagi.

Kapolsek Rumbai Pesisir mengimbau agar masyarakat tidak mengurus SIM melalui Calo karena akan merugikan masyarakat itu sendiri.

"Silahkan daftar sendiri sesuai prosedur yang ada di papan pengumuman yang terdapat di RSDC atau langsung menanyakan kepada petugas Kepolisian di tempat pembuatan SIM tersebut," tutupnya. (rls)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Rabu, 19 September 2018
Rabu, 19 September 2018
Selasa, 18 September 2018
Jumat, 14 September 2018
Kamis, 13 September 2018