Jumat, 16 November 2018

Presiden Jokowi

nasional | Sabtu, 8 September 2018 | Dibaca: 85
Jokowi Prihatin 41 Anggota DPRD Kota Malang, Tersangka Korupsi

JAKARTA, RIDARNEWS.COM - Ditetapkannya 41 orang anggota DPRD kota Malang oleh Komisi pemberantas Korupsi (KPK) kasus korupsi pembahasan APBD-P tahun 2015, membuat Presiden Jokowi prihatin.

Dalam akun resmi Facebook milik Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa hikmah yang bisa dipetik dari masalah itu adalah tidak mudah membangun kepercayaan dari masyarakat.

Pria lulusan UGM juga mengingatkan untuk semua pihak yang diberi kepercayaan untuk menjaga kepercayaan yang diembannya itu.

"Sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Yang bisa kita petik dari masalah ini adalah bahwa tidak mudah membangun kepercayaan dari masyarakat. Itu memerlukan waktu yang panjang.

Karena itulah, saya mengingatkan semua pihak yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat, baik yang duduk di lembaga eksekutif maupun lembaga legislatif, untuk menjaga kepercayaan yang diembannya itu.

Jagalah kepercayaan itu untuk kebaikan-kebaikan rakyat daerahnya, provinsinya, dan di dalam lingkup lebih besar: negara." tulis Jokowi yang dikutip brilio.net, Jumat, (7/9/18).

Sebagaimana diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pada Senin (3/9/18) lalu. Penetapan ini menambah jumlah anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka kasus korupsi pembahasan APBD-P tahun 2015. Dimana dari 45 anggota DPRD Kota Malang, sebanyak 41 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, KPK telah terlebih dulu menetapkan 19 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka pada bulan Maret 2018. Kini, hanya tersisa 4 anggota di DPRD Kota Malang, Jawa Timur.

Hal ini tentunya sangat berdampak pada pembangungan Kota Malang. Bukan tanpa alasan, ditahannya hampir seluruh anggota DPRD Kota Malang membuat mekanisme pembangunan menjadi terhambat karena penyusunan APBD-P 2018 dan penyusunan APBD induk 2019 tidak berjalan lancar. (Brilio.net)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018

HUKRIM
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Senin, 12 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Sabtu, 10 November 2018