Sabtu, 22 September 2018

Pemilik PT Hasrat Tata Jaya, Muckhlis Mu'in didampingi pengacaranya, Nur Iman, SH, Senin petang, 10 September 2018.

lingkungan | Senin, 10 September 2018 | Dibaca: 43
Putusan PN Incrah, PT HTJ Kuasai Lima Bidang Tanah di Unri

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Sengketa kepemilikan lahan yang tiada berujung selesai, pihak PT Hasrat Tata Jaya terpaksa menguasai kembali lima bidang tanah yang terletak di Universitas Riau.

Sebanyak 5 bidang tanah seluas 176.030 meter persegi yang berada di lingkungan dan selama ini diklaim Universitas Riau.

Menurut Pemilik PT Hasrat Tata Jaya, Muckhlis Mu'in, berdasarkan putusan Pengadilan pada 12 Maret 2018 lalu, telah keluar putusan incrah untuk PT Hasrat Tata Jaya terhadap Pemerintah Provinsi Riau.

"Pihak Pemprov Riau tidak mau membayar ganti rugi sebesar Rp35,206 milyar kepada PT Hasrat Tata Jaya, makanya dari pihak kita terpaksa menguasai lima bidang tanah yang selama ini diklaim milik Universitas Riau," sebut Muckhlis Mu'in yang didampingi pengacaranya, Nur Iman, SH, Senin petang, 10 September 2018.

Pria kelahiran tahun 1958 mengatakan ada putusan yang ditujukan Pengadilan Negeri Pekanbaru, hanya memberikan 2 opsi kepada Pemerintah Provinsi Riau (Termohon II), yang dinyatakan kalah terhadap PT HTJ. Opsi pertama adalah membayarkan ganti rugi lahan sebesar Rp35,206 miliar, dan opsi kedua adalah mengembalikan lahan sengketa ke status awal, yaitu mengosongkan lahan dan mengembalikan kepada HTJ.

"Kami tidak melihat itikad baik Pemprov Riau untuk membayarkan ganti rugi lahan, karena biaya ganti rugi lahan tidak pernah dianggarkan dalam APBD Perubahan. Makanya, kami akan mengambil opsi kedua, yakni menguasai lahan," ujar Muckhlis Mu'in

"Insha Allah, besok pagi akan kuasai lahan kami itu," tukasa Muckhlis Mu’in lagi.

Terkait upaya menguasai lahan yang akan dilakukan pagi ini, Muckhlis menjelaskan pihaknya belum akan mengosongkan 5 bidang lahan tersebut.

"Kita tidak akan mengosongkan lahan itu, kita tidak akan menghancurkan bangunan diatasnya, makanya bukan kita sebut eksekusi. Hanya mempertegas bahwa lahan itu milik HTJ," terangnya. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Rabu, 19 September 2018
Rabu, 19 September 2018
Selasa, 18 September 2018
Jumat, 14 September 2018
Kamis, 13 September 2018