Senin, 22 Oktober 2018

Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Provinsi Riau mengevakuasi anak gajah Sumatera liar (Elephas Maximus Sumatranus) yang terjerat di areal konsesi HTI PT. RAPP wilayah Mandau, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Kamis petang, 13 Septemb

lingkungan | Jumat, 14 September 2018 | Dibaca: 32
Tim BBKSDA Riau Evakuasi Anak Gajah Liar Kena Jerat

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Provinsi Riau mengevakuasi anak gajah Sumatera liar (Elephas Maximus Sumatranus) yang terjerat di areal konsesi HTI PT. RAPP wilayah Mandau, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Kamis petang, 13 September 2018.

Tim BBKSDA Riau mendapat informasi dari masyarakat, pada tanggal 23 Agustus 2018 lalu melalui call center, bahwa ada seekor anak Gajah liar yang terperangkap dalam jeratan Babi Hutan di kebun masyarakat sekitar areal konsesi HTI PT RAPP.  

Kepala Balai Besar KSDA Riau memerintahkan Tim Rescue untuk turun menangani dan berhasil melepaskan jeratan serta melakukan pengobatan pada kaki kanan anak gajah yang terluka akibat jeratan tersebut.

Setelah pengobatan, anak gajah dilepaskan kembali di lokasi semula dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya. Namun selama dua minggu pengamatan, anak gajah hanya berputar putar di lokasi semula, sementara kelompoknya telah berada di lokasi lain dengan perkiraan jarak 57 km dari keberadaan anak gajah yang tertinggal.

Berdasarkan laporan petugas yang mengamati keberadaan anak gajah, terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yg terlihat dari kotorannya, sehingga  dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya.

Mempertimbangkan kondisi anak gajah di atas, melalui rapat internal lingkup Balai Besar KSDA Riau tanggal 12 September 2018 yang dipimpin Kepala Balai Besar KSDA Riau, memutuskan  untuk segera mengevakuasi dan membawa anak gajah tersebut ke PLG Riau di Minas untuk pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Tim evakuasi dan pengobatan yg dikoordinir Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro dengan didampingi drh. Rini Deswita, drh. Danang dan dibantu seorang dokter hewan dari Yayasan Asyari, drh. Dita serta beberapa perawat satwa, mahout, PEH, Polhut dan personil RAPP, dengan menggunakan satu gajah binaan bernama Indah segera melakukan penggiringan.

Tepat pukul 17.00 Wib, anak gajah telah naik di atas truk. Evakuasi berjalan lancar dan tiba di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas  pada pukul 21.00 Wib.

Kepala Balai Besar KSDA Riau pada saat menerima Tim evakuasi di PLG Riau menyampaikan apresiasi terhadap tim yg telah bekerja keras dengan hasil maksimal, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yg telah membantu kelancaran evakuasi anak gajah tersebut.

Selanjutnya akan dilakukan pengobatan lanjutan dan perawatan intensif terhadap anak gajah  yang diberi nama Intan di PLG Riau di Minas untuk memulihkan kesehatannya. (rls)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Sabtu, 20 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018