Kamis, 13 Desember 2018

Kepala Kajati Riau yang diwakili Humas Kajati Riau, Muspidauan, SH, MH yang didampingi Kapolsek Bukitraya memberikan tanggapan pihak Kejaksaan masih sifatnya menunggu berkas-berkas penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Hukum | Selasa, 18 September 2018 | Dibaca: 87
Sekitar 30 Orang ALAMAk Unras di Kajati Riau

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Sekitar 30 orang massa yang tergabung dari Aliansi Mahasiswa Riau Bersatu Lawan Korupsi (ALAMAK) melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (KAJATI) Riau, Selasa, 18 September 2018, sekira pukul 13.00 WIB.

Dalam orasinya, Ricky selaku koordinator lapangan menyampaikan tuntutan meminta Kejaksaan untuk melakukan percepatan proses dalam kasus korupsi proyek pengadaan pipa transmisi PDAM di Tembilahan tahun 2013 yang melibatkan wakil Bupati Bengkalis, kala itu menjadi Kadis PU di Tembilahan.

Kepala Kajati Riau yang diwakili Humas Kajati Riau, Muspidauan, SH, MH yang didampingi Kapolsek Bukitraya memberikan tanggapan pihak Kejaksaan masih sifatnya menunggu berkas-berkas penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Dalam hal ini, Polda Riau dan Kajati masih bekerja secara profesional untuk melengkapi berkas tersebut, apabila memang sudah cukup bukti untuk dilanjutkan ketingkat Pengadilan," papar Muspidauan.

Selanjutnya masa aksi membubarkan diri situasi dalam keadaan aman. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 6 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Kamis, 29 November 2018

HUKRIM
Senin, 10 Desember 2018
Minggu, 9 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018