Senin, 22 Oktober 2018

Ditemukannya alat peraga kampanye berupa baliho gambar nama caleg DPRD Kota Pekanbaru, Edwin Aditya Nugraha, SE dengan nomor urut 4, dapil Rumbai-Rumbai Pesisir yang tersebar di Lembah Damai, Jalan Paus dan sekitaran daerah Rumbai.

politik | Jumat, 21 September 2018 | Dibaca: 96
Curi Start Kampanye Sanksinya Hanya Administrasi

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Kendati Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau sudah mengingatkan para caleg tidak melakukan kampanye sebelum jadwal yang sudah ditentukan, ternyata masih ada calon legislatif yang tidak mengindahkan alias nekad mencuri start kampanye.

Salah satunya caleg bernama Edwin Aditya Nugraha dari Partai Gerindra DPRD Kota Pekanbaru daerah pemilihan Rumbai-Rumbai Pesisir. Namun, sanksinya hanya sanksi administrasi, tidak lebih.

Baliho bergambar wajah Edwin Aditya Nugraha terpajang dipinggir jalan, sebelum masa kampanye dimulai.

Ditemukannya alat peraga kampanye berupa baliho gambar nama caleg DPRD Kota Pekanbaru, Edwin Aditya Nugraha, SE dengan nomor urut 4, dapil Rumbai-Rumbai Pesisir yang tersebar di Lembah Damai, Jalan Paus dan sekitaran daerah Rumbai. Ditanggapi negatif oleh masyarakat.

Warga Rumbai kemudian mengirim surat ke Panwascam Rumbai Pesisir, Ngadio.

Saat dikonfirmasi melalui selular, Panwascam Rumbai Pesisir, Ngadio. menjelaskan, pihaknya beserta PPL sudah menelusuri jalan Lembah Damai dan Paus, Rumbai untuk melakukan penertiban APK.

"Sebelumnya kami sudah menawarkan kepada pihak memasang baliho tersebut untuk mencopot sendiri balihonya, namun karena tidak ada tanggapan, kami langsung melakukan tindakan penertiban dengan cara mencopot baliho-baliho tersebut," ujar Ngadio.

Sementara itu, Panwaslu Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution ketika dikonfirmasi mengaku sudah menertibkan alat kampanye seperti baliho yang dipasang belum masa kampanye.

"Mengenai caleg DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Gerindra yang diduga melakukan kampanye diluar jadwal yang telah ditentukan oleh KPU, kita langsung berkoordinasi dengan Panwascam Rumbai dan diminta baliho tersebut segera dicopot," ungkapnya kepada Ridarnews.com, Jumat (21/9/18).

Terkait curi start kampanye, Panwaslu hanya  bisa menjatuhkan sanksi admistrasi.

"Kami dari Panwaslu Kota Pekanbaru mengimbau kepada seluruh caleg dan tim sukses untuk dapat mematuhi peraturan yang ada. Sanksinya hanya sanksi administrasi," ujar Indra Khalid.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, tentang pemasangan APK ini sudah pelanggaran, karena belum masuk Kampanye dan pengaturan pemasangan APK belum ditentukan titik pemasangannya oleh KPU.

Ditempat terpisah, calon Legislatif DPRD Kota Pekanbaru, Edwin Aditya Nugraha, SE membantah bahwa dirinya maupun tim suksesnya telah memasang dan baliho bergambar wajahnya itu.

" Saya sudah seminggu ini di Jakarta, jadi saya tidak tahu menahu masalah baliho saya yang terpasang di pinggir jalan ini " ujarnya. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Sabtu, 20 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018