Senin, 22 Oktober 2018

Bermodus Jual Tanah Ponakan, Pemilik Peron Sawit Dipolisikan

Hukum | Selasa, 25 September 2018 | Dibaca: 20
Bermodus Jual Tanah Ponakan, Pemilik Peron Sawit Dipolisikan

KAMPA, RIDARNEWS.COM - Seorang pria parubaya diringkus Polsek Tambang, pasalnya dirinya melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus jual tanah kaplingan milik ponakannya.

Pelaku adalah Nn (41) warga Dusun Pinatan, Desa Kampar, Kecamatan Kampa, ia juga merupakan pemilik peron sawit di Simpang Tower Dusun Pinatan,  Desa Kampar yang di tangkap Polsek Tambang pada Senin (24/9/18) sekira pukul 16.30 WIB.

Sedangkan korban. Anton Saputra Gultom (47) adalah warga Desa Kampar Kecamatan Kampar. Peristiwa ini terjadi pada 30 Juli 2018 dengan barang bukti yang diamankan satu lembar Kwitansi.

Peristiwa ini berawal saat korban sedang berada di peron milik Pelaku, kemudian pelaku menawarkan sebidang lahan kepada korban dengan mengatakan “ada lahan yang mau dijual, seluas 20 X 10 m2, kamu mau beli? itu lahan milik keponakan saya”.

Lalu pada saat itu korban menjawab “sabar dulu, tunggu saya cari duit dan cerita dengan istri saya”. Berselang beberapa hari korban menghubungi pelaku dan mengatakan “jadi lahan itu dijual?” Lalu Nn menjawab “jadi”.

Dan korban saat itu bertanya “ berapa dia mau jual lahan itu?” Dan pelaku menjawab “dia lepas Rp14 juta, datang sajalah ke peron berunding kita disini”. Dan pada saat berada di peron disepakati lahan seharga Rp12 juta dan Senin, 30 Juli 2018 korban menyerahkan uang pembelian atas lahan tersebut sebesar Rp 5 juta kepada pelaku.

Kemudian pada Rabu (1/8/18) 2018 korban menelfon pelaku dan mengatakan “kapan saya bisa melakukan pembayaran terakhir?” pelaku menjawab “besok bisa”.

Setelah itu pada Kamis (2/8/18) korban meminta pelaku datang ke rumah menjemput uang pemabayaran atas lahan yang akan dibelinya sebesar Rp7 juta. Selanjutnya korban menyarankan agar uang tersebut segera diserahkan kepada yang punya lahan, karna saya tidak kenal sama yang punya lahan.

Dan pelaku menjawab “tenanglah, uang ini pasti sampai karena yang punya lahan itu keponakan saya”. Akan tetapi setelah korban menemui yang punya lahan ternyata pelaku tidak ada menyerahkan uang pembelian lahan tersebut kepada pemilik lahan.

Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 12 juta dan melaporkan ke Polsek Tambang guna proses lebih lanjut.

Usai terima laporan dari korban, pada Senin (24/9/18) sekira pukul 16.00 WIB di Dusun Pinatan Desa Kampar Kecamatan Kampa dilakukan penangkapan terhadap pelaku oleh Kanit Reskrim bersama dua orang anggota Aiptu Dodi Satria dan Bripka Lupis Dianto.

Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira, SIK, MH melalui Kapolsek Tambang AKP Handono Sujaryanto S.Sos. " selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Tambang guna proses sidik selanjutnya," terangnya. (rls)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018
Minggu, 9 September 2018
Minggu, 9 September 2018

HUKRIM
Sabtu, 20 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Jumat, 19 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018
Kamis, 18 Oktober 2018