Senin, 19 November 2018

Profesi Penjahit, Pelaku Narkoba ditangkap Polisi

Hukum | Sabtu, 20 Oktober 2018 | Dibaca: 85
Profesi Penjahit, Pelaku Narkoba Ditangkap Polisi

 

KUOK, RIDARNEWS.COM - Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikwan Widarmono pimpin penangkapan salahsatu pengedar narkoba jenis shabu, Jumat malam (19/10/18) sekira pukul 20.30 WIB, di wilayah Pulau Belimbing Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

 

 

 

Pelaku narkoba yang diciduk aparat Kepolisian ini adalah MZ alias BL (24) yang berprofesi sebagai penjahit pakaian di Pasar Kuok, Kecamatan Kuok. 

 

Dari tangannya didapati sejumlah barang bukti antara lain 1 paket besar dan 6 paket kecil narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, 2 potong kaca pirex, 2 buah jarum suntik, 1 buah kaleng permen tempat menyimpan shabu, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio, 1 unit Hp dan beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini.

 

Pengungkapan kasus ini berawal pada Jumat malam (19/10/18) sekira pukul 19.00 WIB, saat itu Kanit Reskrim Aipda Salman mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkoba di wilayah Pulau Belimbing Desa Kuok.

 

Informasi ini kemudian disampaikan kepada Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikwan Widarmono yang langsung merespon dan memimpin langsung anggota Opsnal Polsek untuk melakukan penyelidikan.

 

Sekitar pukul 20.30 WIB, saat petugas melakukan pengintaian, terlihat seseorang mengendarai sepeda motor akan keluar dari lokasi yang diduga sebagai tempat transaksi, petugas kemudian memberhentikan sepeda motor tersebut dan mengamankan tersangka. 

 

Selanjutnya disaksikan aparat Desa setempat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka ini dan ditemukan narkotika jenis shabu di saku depan celananya, diakui oleh tersangka bahwa barang tersebut adalah miliknya yang dibeli seharga Rp 2 juta untuk dijual kepada pelanggannya.

 

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikwan Widarmono mengatakan bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Bangkinang Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Ditambahkannya, bahwa pelaku akan dijerat dengan pasal 114 junto pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun. (rls)

 

 



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018

HUKRIM
Minggu, 18 November 2018
Sabtu, 17 November 2018
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Senin, 12 November 2018