Senin, 19 November 2018

ketua Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK), Bambang H Rumnan, SH, MH sayangkan sikap pongah yg dilontarkan oleh Bupati Meranti

politik | Sabtu, 20 Oktober 2018 | Dibaca: 87
Pemanggilan Bawaslu Riau
GMMK Sayangkan Sikap Pongah Bupati Meranti

 

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Sikap tegas Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional tidak ada datang memenuhi panggilan Bawaslu Provinsi Riau amat disayangkan Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan.

Ketua Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK), Bambang H Rumnan, SH, MH beserta 63 ormas menyayangkan sikap yang dilontarkan oleh orang nomor satu di Kepulauan Meranti.

 "Tidak seharusnya, beliau (Irwan Nasir) membuat pernyataan seperti itu, apalagi beliau seorang pemimpin dan kepala daerah," ungkap Bambang dengan nada kesal.

 Pernyataan itu pongah sekali, sambung Bambang, sebagai pemimpin seharusnya Irwan mendatangi Bawaslu dan memberikan penjelasan. "Bawaslu kan memanggilnya sebagai lembaga yang diberikan kewenangan oleh negara sesuai tupoksi-nya," ujar Bambang. 

 Lebih jauh Bambang mengatakan, seorang pemimpin saja begitu memandang Bawaslu. Bagaimana pula nanti rakyat kebanyakan memandang lembaga ini. 

 "Irwan harus lebih jernih memandang masalah ini. Jangan mengedepankan ego. Kita berharap Bawaslu bisa menciptakan Pemilu yang bersih, jujur dan adil. Karena itu mari kita beri kesempatan lembaga ini bekerja, " tegas Bambang. 

 Sebagai pihak pelapor,  Bambang mengatakan GMMK  akan mengawal proses ini sampai tuntas. "Kita tidak ingin muncul persepsi negatif di tengah masyarakat bahwa pelaksanaan Pemilu ini tidak adil. Lembaga negara berpihak kepada salah satu calon. Kan bisa membuat mundur demokrasi yang kita bangun selama ini," urai Bambang. 

 Ditambahkan Bambang,  kepala daerah adalah representasi dari rakyat yang ditugaskan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan golongan atau kekuasaan. Maka dengan demikian tidak ada alasan hukum apapun bagi kepala daerah yang diduga melakukan pelanggaran hukum terkait Pemilu menolak dipanggil oleh Bawaslu Riau.

 "Sebagai kepala daerah, seharusnya Irwan memberikan teladan dan taat asas bagi masyarakat luas, bukan justru memperlihatkan arogansi kekuasaan. Kekuasaan tertinggi dalam mengambil keputusan apa pun bagi pejabat negara adalah demi kepentingan negara, inilah esensi mereka yang kini mengemban amanah rakyat. 

 Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Riau sekaligus Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dikonfirmasi awak media terkait pemanggilan oleh Bawaslu Riau karena menghadiri acara Deklarasi dukungan capres Jokowi-Maaruf Amin diadakan di Hotel Aryadutan beberapa waktu yang lalu,  menegaskan tidak akan hadir ke Bawaslu, tidak melanggar aturan Pemilu.

 "Saya merasa tidak melanggar aturan Pemilu, Bawaslu Riau memanggil saya, silahkan tapi saya tidak akan memenuhi panggilan tersebut," tegas Bupati Kepulauan Meranti.

 Sebagaimana diketahui, Bawaslu Riau telah melayangkan surat panggilan untuk 12 kepala daerah di Riau yang hadir dalam acara Deklarasi Dukungan Capres Jokowi-Ma'ruf. Mereka diduga melakukan pelanggaran aturan kampanye.

 Hingga hari ini, baru Bupati Rohul Sukiman yang datang memenuhi panggilan Bawaslu Riau. (rls)

 

 

 



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
Rabu, 3 Oktober 2018
Rabu, 12 September 2018
Selasa, 11 September 2018

HUKRIM
Minggu, 18 November 2018
Sabtu, 17 November 2018
Kamis, 15 November 2018
Rabu, 14 November 2018
Senin, 12 November 2018