Selasa, 18 Desember 2018

Robohnya tembok samping SDN 141 di Jalan Tengku Bey, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Rabu (14/11/) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB memakan 2 korban jiwa,

Hukum | Rabu, 14 November 2018 | Dibaca: 88
Baru 2 Tahun Tembok SDN 141 Sudah Rubuh, 2 Orang Korban Jiwa

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Robohnya tembok samping SDN 141 di Jalan Tengku Bey, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Rabu (14/11/) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB memakan 2 korban jiwa, masing-masing Yanti Octavizoly A (17) pelajar Kelas 12 SMUN 14 dan William Maleakhi (6) pelajar Kelas 1 B SDN 141 sempat dilarikan ke Rumah Sakit Syafira.

Kejadian yang menimpa Yanti Octavizoly warga warga Jalan Abidin No.17 Kelurahan Air Dingin dan Milliam Malekhi meninggal di Rumah Sakit Syafira warga Jalan Pinang, Perumahan Griya Tika Pasir Putih Blok U No.Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar Riau, itu mengejutkan warga sekitar dan orang tua siswa.

Disamping korban jiwa juga ada korban luka dan bengkak dibeberapa bagian tubuh akibat tertimpa pagar beton tersebut. Mereka adalah Rasyad Agus Triono (11) siswa SDN 141, warga Jalan Abidin No 17 Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Divan Angraini (13) siswi Kelas 5 SDN 130, alamat Jalan.Rantau Perum.Restu Delima Blok F No.18 Kelurahan Simapang Tiga, Kecamatan Bukit Raya mengalami bengkak pada kaki kanan, Minarti (41) warga Jalan Rantau 8 F 17 Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya mengalami bengkak pada kaki kanan dan anaknya Linda Ayu Ramadani (7) pelajar kelas I SDN 170 yang mengalami bengkak dibagian kepala dan pipi kanan.

Peristiwa robohnya pagar beton sepanjang 70 meter itu yang dibangun tahun 2016 itu, menimbulkan duka yang dalam bagi Erlin Sihite (35), warga Jalan Pinang Perumahan Griya Tika Pasir Putih Blok U Kecamatan Siak Hulu dan Nirwan (42) warga Jalan Tengku Bey, Kelurahan Air Dingin.

Erlin Sihite orang tua William Maleakhi (korban meninggal) mengatakan, pagi itu seperti biasa dia mengantar anaknya ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Sampai di sekolah (SDN 141,red) Erlin memarkirkan kendaraannya disamping pagar. Namun, baru saja turun dari kenderaan beberapa saat kemudian pagar samping SDN 141 tersebut roboh menimpa atau menghimpit korban (William) dan beserta orang-orang yang berada di pinggiran pagar.

Erlin pun terkejut, spontan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Kemudian warga bersama-sama mengevakuasi korban.

Kejadian itu, kemudian diinformasikan warga ke Polsek Bukit Raya. Sekitar 15 menit setelah kejadian Petugas Polsek Bukit Raya dan Unit Damkar Kecamatan Bukit Raya tiba di TKP dan selanjutnya ikut bersama warga mengewakuasi korban. Kemudian korban di bawa oleh Petugas Polsek Bukit Raya ke RS Syafira Jalan Jend Sudirman Pekanbaru.

Dalam peristiwa itu, mengakibatkan dua orang korban meninggal dunia, 1 orang kritis dan 4 orang luka ringan.

Selain itu, tembok itu juga menimpa 5 unit sepeda motor, masing-masing Honda Beat merah BM 2810 NB, Honda Vario BM 4139 AU, Suprafit BK 3611 TAL, Yamaha Xeon BM 2012 MJ dan Honda Vario BM 2791 AX

Saat ini pihak kepolisian tengah menyelidiki robohnya pagar beton sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Endang Qilatsih M.Pd tersebut.

Informasi yang diterima ridarnews.com dari Ketua Komite SDN 141, Rustami Agam, tembok sekolah itu dibangun tahun 2016 lalu menggunakan anggaran komite dan bantuan wali murid. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Jumat, 14 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018

HUKRIM
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018