Senin, 10 Desember 2018

Kedatangan Taruna Akademi Angkatan Laut tingkat IV ke "Negeri Istana" disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Siak, Rabu, (14 /11/2018).

siak | Kamis, 15 November 2018 | Dibaca: 10
Kedatangan Taruna Angkatan Laut IV Disambut Pemkab Siak

SIAK, RIDARNEWS.COM - Kedatangan Taruna Akademi Angkatan Laut tingkat IV ke "Negeri Istana" disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Siak, Rabu, (14 /11/2018).

Keberadaannya dalam rangka menjalankan tugas praktek dari akademi angkatan laut yang dipusatkan di kota Dumai dan melakukan pesiar ke Kabupaten Siak dengan melihat situs-situs sejarah kebudayaan melayu.

Selain berkesempatan mengunjungi istana, sebanyak 122 taruna mengikuti kegiatan ramah tamah dengan bupati Siak di Gedung Maharatu dengan penuh keakraban.

Keramah tamahan dari Pemkab Siak sangat dirasakan oleh semua rombongan yang datang berkunjung ke Kabupaten Siak.

Komandan satuan tugas Akademi Angkatan Laut, Letnan Kolonel Laut Pelaut Filda Malari SE mengatakan kegiatan taruna ini berlokasi di kota Dumai dalam rangka melaksanakan tugas praktek Jalayuda dari akademi yang meliputi praktek nafigasi permesinan elektrisi, administrasi logistik, praktek pendataran pasukan dan lain-lain.

"Kegiatan ini merupakan tugas akhir dari taruna dimana pada bulan Juli tahun 2019 para perwira ini akan dilantik menjadi perwira dua. Rencananya usai dari kota Dumai perjalanan taruna akan dilanjutkan ke kota Malang dan Surabaya," katanya.

Dirinya memuji keindahan kota Siak yakni kota yang bersih dan asri serta kental dengan budaya Melayu. Apalagi memiliki pemimpin yang sangat ramah kepada tamu-tamu yang datang ke kota Siak.

Bupati Siak H Syamsuar, M.Si dihadapan para Taruna Akademi Angkatan Laut Surabaya menceritakan sekilas tentang sejarah Sultan Syarif Kasim adalah sultan ke 10 Siak Sri Indrapura. Keteladanan sultan berjuang dengan jiwa raga serta harta untuk melawan penjajah, mendukung Indonesia merdeka dan nasionalisme yang kuat.

"Beliau siap susah dengan menyerahkan kedaulatan Kerajaan Siak kepada NKRI dan mempersembahkan uang sebesar 13 juta gulden kepada Presiden Republik Indonesia Soekarno setelah Indonesia merdeka. Selain itu, beliau berjuang tidak hanya untuk riau melainkan sampai ke Sumatra Utara dan Aceh," jelasnya.

Bupati juga menjelaskan tentang kota Siak dimana kota yang dulunya hanya sebuah kecamatan kecil sekarang tumbuh dan berkembang pesat dengan berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diterima Kedepan Bupati Siak akan komit terhadap pariwisata yang ada di provinsi riau agar perekonomian masyarakat meningkat. (mediacenterriau)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 6 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Kamis, 29 November 2018

HUKRIM
Kamis, 6 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018