Senin, 10 Desember 2018

Bupati Pelalawan, HM. Harris

adv | Minggu, 18 November 2018 | Dibaca: 37
Pajak Menopang Pembangunan Pelalawan

PANGKALAN KERINCI, RIDARNEWS.COM - Penerimaan pajak salah satu penopang bergulirnya roda pembangunan di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Pelalawan.

Kabupaten yang lahir dari pemekaran Kabupaten Kampar tahun 1999 lalu, sangat mengandalkan sektor pajak dalam menopang roda pembangunan.

Untuk itu, Bupati Pelalawan, HM. Harris dalam setiap kesempatan tak bosan-bosannya mengingatkan pejabat yang diberi kewenangan penangani pajak supaya bekerja keras agar realisasi penerimaan pajak tahun ini sesuai target.

Ada 4 sumber pemasukan bagi Pemda Pelalawan, Pertama pendapatan pajak daerah, Kedua pendapatan restribusi daerah, dan Ketiga pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan Keempat lain-lain PAD yang sah.

Tinggal lagi ketekunan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merealisasikan target-target pajak dari sumber-sumber diatas.

"Artinya, pencapaian target dari kedua jenis PAD ini sangat ditentukan oleh ketepatan SKPD pemungut pajak," kata Bupati Pelalawan HM. Harris baru-baru ini.

Salah satu contoh, pajak dari bea perolehan hak atas tanah dan bangun (BPHTB), realisasinya cukup mengembirakan. Sektor BPHTB merupakan merupakan sektor unggulan.

Tinggal lagi bagaimana para petugas pajak sektor ini menggali pajak BPHTB. Dan yang tak kalah pentingnya, para pejabat dilingkup Pemda Pelalawan harus menjadi contoh sebagai pembayar pajak yang taat bagi masyarakat.

Untuk mencapai target penerimaan pajak, berbagai kemudahan dilakukan Pemda Pelalawan agar wajib pajak senang membayar pajak. Semua kemudian itu dengan maksud agar target penerimaan pajak bisa tercapai.

Pencapaian pajak sementara/tahun berjalan menunjukkan bahwa program pemerintah dibidang perpajakan tahun ini behasil mendongkrak penerimaan, salah satunya adanya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

"Tidak ada alasan untuk tidak taat dalam membayar pajak. Segala kemudahan sudah kami coba berikan. Peran serta perangkat pemerintahan mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, serta seluruh dinas untuk memberikan contoh," kata HM. Harris lagi.

Berdasarkan analisa target pajak, Pemda Pelalawan mematok Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp 133.558.462.607,41. Hingga per 31 Oktober 2018 telah terealisasi senilai Rp 92.961.522.584,45. Jika dibanding dengan PAD 2017 sebesar Rp181.808.597.388,41, target PAD tahuni  mengalami menurunan.

Sebagai gambaran, sampai per 31 Oktober 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berhasil menghimpun pajak sebesar sebesar 76,88 persen atau sebesar Rp 1.439.350.377.251,41.

Tentang realisasi penerimaan pajak tersebut diungkapkan Bupati Pelalawan, HM. Harris baru-baru ini.

"Ini (Rp1,4 triliun lebih) realisasi pajak untuk Kabupaten Pelalawan yang mampu kami capai hingga 31 Oktober 2018," kata HM. Harris.

Sementara itu, ungkap HM. Harris, merujuk pada realisasi penerimaan pajak tahun 2017 sebesar Rp 1.465.379.972.442,88, pihaknya yakin akan tercapai.

Sedangkan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan tahun 2018 hingga triwulan tiga sudah mencapai Rp 92.961.522.584,45 atau 69,60 persen dari target sebesar Rp 133.558.462.607,41.

"Kita (Pelalawan) memang dipatok target penerimaan pajak sebesar Rp1.439.350.377.251,41 selama 2018, hingga kini baru tercapai 76,88 persen," tutur Bupati Harris.

Menurut Bupati Harris, di antara kelompok jenis penerimaan PAD, target sektor pajak dan retribusi daerah masih bisa tingkatkan.

Kendati waktu tinggal dua bulan, HM. Harris optimis realisasi 100 persen penerimaan pajak akan tercapai, seperti pencapaian tahun sebelumnya. (advetorial)




BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 6 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Kamis, 29 November 2018

HUKRIM
Kamis, 6 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018