Selasa, 18 Desember 2018

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto didampingi Kasat Reskrim Polresta, Kompol Bimo Arianto SIK bersama Tim Opsnal 807 Polresta Pekanbaru, Jum'at, (30/11/18) siang.ungkap kejadian kasus pecah kaca dan gembos ban

Hukum | Jumat, 30 November 2018 | Dibaca: 88
Dorrr...!!! Dua Perampok Tewas Diterjang Timah Panas Polisi

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Asron (39) warga Provinsi Bengkulu dan temannya Juanda, dua dari tiga terduga perampok tewas diterjang timah panas Tim Opsnal  807 Polresta Pekanbaru, Jum'at, (30/11/18) siang.

Pelaku di dor (ditembak,red) karena terlebih dahulu menembak petugas dengan senjata rakitan saat mau ditangkap.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto menyebutkan, para pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) mencuri uang Rp50 juta dalam mobil Fortuner milik Ali Rahman (51), warga Jalan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru yang diparkir Jalan Ikhlas, Gang Ridho Nomor 08 saat korban sholat Jum'at di Masjid di Jalan Ikhlas.

Kejadian ini dilaporkan korban ke Polresta. Dalam Laporan Polisi Nomor : LP/1056/XI/2018/Riau/Polresta Pekanbaru/tgl 30 November 2018, pelapor Ali Rahman, dijelaskan, Jum'at siang, sekira pukul 13.00 WIB, usai Sholat Jumat korban diberitahu oleh keluarganya, bahwa mobilnya yang diparkir di rumahnya, Jalan Ikhlas, Gg. Ridho No. 08 RT 02 RW 07 Kelurahan Labuh Baru Timur telah dipecahkan kacanya oleh pelaku. Saat di cek, ternyata benar, kaca mobil milik korban sudah pecah dibagian pintu samping bagian belakang kanan

Terkejut melihat kaca mobilnya pecah, korban kemudian mengecek tasnya berisi uang tunai Rp50 yang diletakan dalam mobil. Ternyata tas tersebut sudah hilang. Selain uang, dalam tas itu juga disimpan buku tabungan Bank Mandiri, BRI, BNI, BRI Syariah, BCA, buku cek Bank BNI-BSM- BTN Syariah, tablet Samsung seharga Rp 10 juta.

Sementara itu, Tim Opsnal 807 Polresta yang tengah melakukan partoli mendapat laporan adanya pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan modus memecahkan kaca mobil, langsung bergerak. Tim Opsnal kemudian melihat tiga orang yang mondar mandir dengan sepeda motor dengan gelagat mencurigakan.

Melihat ketiga orang itu, Tim Opsnal 807 langsung beraksi menangkap ketiganya dengan cara menabrak sepeda motor pelaku. Sepeda motor pelaku terjatuh dan pelaku mencoba kabur sembari melepaskan tembakan kearah Tim Opsnal 807.

Mengetahui pelaku bersenjata, Tim Opsnal kemudian melepaskan tembakan terukur yang membuat Asron dan temannya Juanda tewas diterjang timah panas Tim Opsnal 807. Sedangkan satu pelaku yang belum diketahui identitasnya berhasil kabur.

Ternyata, kelompok Asron cs ini juga melakukan perampokan dengan modus pecah kaca dan gembos bas di dua tempat kejadian perkara (TKP), di Jalan Nangka, Kecamatan Payung Sekaki dengan kerugian korban Rp45 juta dan di Jalan depan Masjid Agung An Nur dengan kerugian Rp125 juta.

Dari tangan pelaku perampokan yang tewas diamankan barang bukti 2 pucuk senjata api rakitan, 1 butir peluru aktif, 2 selongsong peluruh yang masih tersisa di selinder senjata rakitan. 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX, King Vario warna hitam gold (sarana pelaku), Pecahan busi, 1 unit tablet milik korban, 1 buah tas ransel warna hitam dan uang tunai Rp50 juta milik korban. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Jumat, 14 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018

HUKRIM
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018