Selasa, 18 Desember 2018

Ilustrasi (foto: Internet)

pekanbaru | Minggu, 2 Desember 2018 | Dibaca: 89
Layanan Darurat Tekan Call Center 112

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 (NTPD 112) ini merupakan nomor panggilan terintegrasi yang ditujukan ke Pemda setempat terkait pelayanan atas pengaduan kesehatan gawat darurat, kecelakaan, kebakaran, tindak kriminal, dan kebutuhan ambulans. Nomor ini tidak memerlukan pulsa untuk dapat berkomunikasi

Walikota Pekanbaru Firdaus didampingi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Ahmad Ramli, secara resmi meluncurkan Panggilan Kedaruratan Call Center 112 yang disebut dengan Pekanbaru Siaga 112 di halaman kantor Walikota, Kamis, (29/11/2018) kemarin.

Peluncuran ini digelar bersempena dengan peringatan HUT Korpri ke 47 tingkat Kota Pekanbaru dengan dihadiri oleh seluruh Forkopinda, dan seluruh eselon II, III, IV serta staf dan utusan operator jaringan seluler.

Peluncuran Call Centre tersebut ditandai dengan penekanan tanda sirine bersama dan atraksi simulasi penaganan peristiwa kebakaran dilantai 3 Kantor Bappeda, dengan menunjukan kesiapan dan kecepatan penerimaan informasi dari masyarakat kepada call taker yang langsung didengar oleh seluruh operator OPD atau yang disebut dispatcher yang kemudian setelah informasi valid diteruskan ke unit satgas yang disebut responder.

Walikota Pekanbaru dalam pengarahannya menyampaikan bahwa call center 112 tersebut merupakan pelayanan tanggap darurat yang terpadu dan terintegrasi ke semua instansi.

“Call center 112 merupakan pelayanan Pekanbaru siaga. Semua layanan terintegrasi. Baik pemadam kebakaran, kesehatan, lalu lintas, kebersihan dan lainnya. Dengan tim yang siaga 24 jam,” kata Firdaus.

Firdaus menuturkan, call center 112 tidak hanya diperuntukkan keadaan darurat yang menimpa masyarakat saja. Tapi juga bisa digunakan untuk keadaan darurat yang menimpa hewan atau binatang.

“Semua emergency. Baik bencana maupun kejadian di lingkungan. Bisa terhadap warga maupun binatang. Seperti beberapa waktu lalu kita sudah uji coba dengan adanya warga yang melapor keberadaan satwa siamang di kabel listrik, alhamdulillah bisa teratasi dengan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Ahmad Ramli, di sela-sela acara menyampaikan apresiasi atas peluncuran call centre 112 di Pekanbaru, dimana Pekanbaru adalah Kota ke 26 yang memiliki layananan kedaruratan.

“Penyediaan layanan ini merupakan tolak ukur dari pembangunan kota smart, yang kita tahu bahwa Walikota saat ini sangat konsen dalam mewujudkan pekanbaru Smart city madani. Kita yakini program ini akan sangat membantu kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru saat menghadapi situasi yang darurat,” pungkasnya. (Mediacenterriau)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Jumat, 14 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018

HUKRIM
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018
Kamis, 13 Desember 2018