Senin, 10 Desember 2018

Anjloknya harga jual kelapa di Tembilahan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Gerakan Pemuda Mahasiswa Inhil Pekanbaru (FGPMIP) melakukan unjukrasa di depan gedung DPRD Provinsi Riau, Rabu siang, 5 Desember 2018.

pekanbaru | Rabu, 5 Desember 2018 | Dibaca: 2
Harga Kelapa Anjlok, FGPMIP Gelar Unras di DPRD Riau

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Anjloknya harga jual kelapa di Tembilahan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Gerakan Pemuda Mahasiswa Inhil Pekanbaru (FGPMIP) melakukan unjukrasa di depan gedung DPRD Provinsi Riau, Rabu siang, 5 Desember 2018.

Mereka meminta agar depalan orang anggota DPRD asal daerah pemilihan kabupaten Indragiri Hilir untuk bersikap atasi anjloknya harga jual kelapa.

Koordinator aksi, Asrul Ashari dalam orasinya mengatakan, sudah berbulan-bulan harga kelapa di Inhil anjlok tanpa ada solusi yang dilakukan oleh pemerintah. Sementara mata pencarian masyarakat Inhil, 70 persen bergantung pada komoditi kelapa. Masyarakat saat ini sudah menjerit, anjloknya harga kelapa membuat ekonomi masyarakat jadi sulit.

"Pemkab tidak becus atasi masalah anjloknya harga kelapa. Saat ini harga kelapa Rp 600 per kg dimana standarisasinya Rp 3.000 per kg. Masyarakat sangat menjerit apalagi 70 persen mata pencarian masyatakat bergantung pada kelapa. Luas tanaman kelapa di Inhil mencapai 429.694 Ha yang tersebar di 20 kecamatan," sebutnya.

Untuk itu menurutnya lagi, pihaknya mengadu dan minta 8 (delapan) orang 'wakil rakyat' yang duduk di DPRD Riau untuk memperjuangkan dan berpihak pada petani kelapa agar harga kelapa xepat stabil.  Adapun yang menjadi tuntun adalah minta pemerintah segera menaikkan harga kelapa.  Kemudian desak pemeribtah buat Perda tentang standarisasi kelapa (Rp 3.000/kg).

Selanjutnya usut mafia kelapa yang ada di Inhil. Desak pemerintah bentuk industri kelapa atau BUMD, transparansi mengenai MoU PT Sambu dengan Pemkab Inhil.   DPRD Riau untuk buat pernyataan dalam menyelesaikan atau buat regulasi yang pro petani demi ekonomi yabg baik.

Sampai berita ini diturunkan, walau kondisi hujan pendemo masih tertahan di pintu gerbang luar gedung tanpa ada satu orang anggota dewanpu yang menyambut mereka dengan pengawalan dari pihak keamanan gedung dewan. Memang kondisi saat ini, seluruh Anggota Dewan sedang melaksanakan masa Reses ke Dapil masing-masing.

Adapun 8 orang Anggota DPRD Riau dari Dapil Kabupaten Inhil adalah Said Ismail (Nasdem), Abdul Wahid (PKB) , James Pasaribu (PDIP), Septina Primawati (Golkar), Sulastri (Golkar), Muhammad Arpah (PPP), Agus Triansyah (Demokrat) dan Musyafak Asikin (PAN). (Mediacenterriau)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 6 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Sabtu, 1 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018
Kamis, 29 November 2018

HUKRIM
Kamis, 6 Desember 2018
Kamis, 6 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018
Rabu, 5 Desember 2018