Minggu, 17 Februari 2019

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Aden Gultom

ekonomi | Rabu, 6 Februari 2019 | Dibaca: 17
Tahun 2018, Ekonomi Riau Capai 2,34 Persen

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Perekonomian Riau tahun 2018 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 755,27 triliun meningkat dibandingkan dari tahun 2017.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Aden Gultom dalam siaran pers, Rabu siang, 6 Februari 2019.

Pada tahun 2017 yang sebesar Rp 704,80 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 482,09 triliun meningkat dibanding tahun 2017 yang sebesar Rp 471,08 triliun.

Ia mengatakan laju perekonomian Riau tahun 2018 tumbuh 2,34 persen, melambat dibanding tahun 2017 sebesar 2,68 persen.

"Ini dapat dilihat dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha jasa
lainnya yang tumbuh 8,67 persen," jelas Gultom

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi lembaga non profit yang melayani rumahtangga yang tumbuh sebesar 9,25 persen.

"Ekonomi Riau triwulan IV-2018 tumbuh sebesar 1,28 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha jasa lainnya sebesar 9,15 persen," kata Aden Gultom.

Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani rumahtangga yang meningkat sebesar 6,31 persen.

Ekonomi Riau triwulan IV-2018 tumbuh sebesar 0,68 persen terhadap triwulan IV-2017 (q-to-q).

"Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha jasa lainnya sebesar 7,68 persen," terang Aden.

Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 1,75 persen.

Secara spasial, pada tahun 2018 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 5,04 persen terhadap perekonomian nasional.

Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia atau PDRB terbesar di luar Pulau Jawa. (rls)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Sabtu, 19 Januari 2019
Kamis, 17 Januari 2019
Kamis, 17 Januari 2019
Rabu, 16 Januari 2019
Rabu, 16 Januari 2019

HUKRIM
Jumat, 15 Februari 2019
Jumat, 15 Februari 2019
Kamis, 14 Februari 2019
Kamis, 14 Februari 2019
Kamis, 14 Februari 2019