Rabu, 27 Maret 2019

Tangki penyimpanan surfaktan di Lapangan Minas, Sumatra, Indonesia. (foto: indonesia.chevron.com)

ekonomi | Jumat, 8 Maret 2019 | Dibaca: 163
Hasil Migas Untuk Kesejahteraan Rakyat

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Bagaimanapun juga kemenangan harus dicapai, berapapun panjang dan sulitnya jalan yang harus ditempuh, oleh karena tanpa kemenangan tidak akan ada kelangsungan hidup.

Demikian disampaikan Chesterton, Gilbert Keith seorang novelis dan penulis esai dari Inggris, bahwa kemenangan adalah kunci keberhasilan.

Apa yang telah disampaikan Chesterton, Gilbert Keith mengingatkan kita pada 95 tahun silam, dimana ketika itu telah dimulai upaya pencaharian minyak di Provinsi Riau yang dirintis oleh Chevron Corporation (yang pada saat itu disebut dengan nama Standard Oil Company of California).

Tepatnya usaha pencaharian minyak di Riau dimulai pada tahun 1924 dan 6 tahun kemudian Pemerintah Hindia Belanda menyetujui permintaan Chevron untuk memperoleh hak eksplorasi, maka pada tahun 1930 dibentuk NV. Nederlandche pasific Petroleum Maatschappij (NPPM)

Ditengah perjuangan para tokoh nasional untuk menciptakan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, maka disaat itu pula tepatnya ditahun 1935, NPPM mendapat tawaran daerah (yang belum banyak eksplorasi dan dianggap kurang memberikan harapan) seluas 600.000 ha lahan di Sumatera Tengah (saat itu Riau masuk kedalam wilayah Sumatera Tengah) dengan gampangnya dibagikan. Walaupun bukan daerah yang dikehendaki NPPM, namun tawaran diterima juga. Pada tahun 1936 Chevron dan Texaco inc. mendirikan perusahaan yang diberi nama Caltex.

Pada tahun 1940, ditemukan gas dalam sumur kedua yang dibor di Sebanga, diikuti oleh semua temuan minyak di Duri setahun kemudian. Perang Dunia ke II menyebabkan terhentinya seluruh kegiatan dan peralatan seharga USS 1 juta terpaksa ditinggalkan.

Pada tahun 1944, tentara Jepang menyelesaikan pengeboran eksplorasi Minas No.1 (pada lokasi yang dipilih dan dipersiapkan Caltex) di Minas dengan menggunakan peralatan yang ditinggalkan karena pecahnya perang.

Satu-satunya sumur "Wildcat" di Indonesia selama Perang Dunia ke II merupakan sumur temuan (discovery well) kedalaman 2.623 kaki (787,5 meter).

Setelah berakhirnya perang kegiatan dipusatkan untuk pengembangan lapangan Minas.

Selanjutnya, pada tahun 20 April 1952, Menteri Perekonomian Sumanang, SH meresmikan selesainya proyek pengembangan lapangan Minas dan menghadiri pelaksanaan export pertama "Minas Crude" dari Sei.Pakning melalui Perawang menggunakan tanki menyusuri Sungai Siak.

Pada tahun 1957 mulai dilaksanakan "proyek perluasan-I" yang menelan USS 50 juta, meliputi pengembangan lapangan Duri, pengembangan jalan dan pemasangan pipa, saluran bergaris 60 dan 75 cm sepanjang 120 km dari Minas melewati rawa ke Dumai.
 
Proyek ini juga mencakup pembangunan stasion-stasion pengumpul dan stasion pompa pusat di Duri, dermaga minyak di Dumai, complex perumahan dan perbengkalan di Duri maupun di Dumai.

Menteri Perindustrian Ir.J.F Ingkriwang meresmikan selesainya "Proyek perluasan I" pada tanggal 15 Juli 1958, dan sejak saat itu produksi Caltex di export melalui Dumai.

Dalam rangka proyek perluasan I ini diselesaikan pula pembangunan jembatan ponton melintasi Sungai Siak yang menghubungkan Pekanbaru dengan Rumbai.
 
Dengan adanya jembatan Siak, terwujudlah jalan lintas pulau yang pertama di Sumatera, merentang sepanjang 500 km dari Padang ke Dumai.
(sumber dari tabloid Sorot Informasi)

Manfaat Penemuan Migas di Bumi Lancang Kuning

Catatan diatas menggambarkan bahwa kehadiran PT. Chevron Pasific Indonesia (PT CPI) yang beroperasi cukup lama di Provinsi Riau telah membawa manfaat besar bagi daerah ini, disamping menyerap banyak pekerja local, PT. Chevron juga dengan berbagai program mendidik anak-anak daerah sampai ke manca negara.

Diantara program yang dilaksanakan PT.Chevron melalui Program Community Development (CD) adalah;

1. Kegiatan CSR Bidang Pendidikan dan Pelatihan

PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) memiliki 100 persen saham kepemilikan dan mengoperasikan Blok Rokan yang akan berakhir pada tahun 2021. Produksi bersih rata-rata pada tahun 2017 tercatat sebesar 122.000 barel minyak dan 21 juta kaki kubik gas alam. Duri adalah lapangan terbesar di Blok Rokan. Teknologi steamflood telah diaplikasikan di Duri sejak tahun 1985 dan merupakan salah satu proyek pengembangan steamfloodterbesar di dunia.

Pada tahun 2017, produksi bersih rata-rata sebesar 54.000 barel minyak mentah. Pemboran sumur sisipan dan pengerjaan ulang sumur terus dilakukan pada tahun 2017.

Di Sumatra, Chevron mengoperasikan lapangan Duri yang mengaplikasikan salah satu teknologi steamflood terbesar di dunia, dan lapangan Minas yang merupakan salah satu lapangan minyak terbesar di Asia Tenggara.

Dari jumlah produksi Migas yang begitu besar tentu saja PT. Chevron memiliki berbagai program, diantaranya adalah program pembangunan sumberdaya manusia (SDM) masyarakat Riau.

Perhatian terhadap isu SDM tersebut muncul karena kesadaran akan kenyataan sumberdaya alam Riau yang melimpah tidak berimbang dengan kualitas sumber daya manusia masyarakatnya. Oleh karena itu PT CPI aktif melakukan berbagai kegiatan program pendidikan yang mengacu kepada kurikulum, untuk ikut meningkatkan mutu kehidupan generasi muda melalui proses pendidikan secara formal.

Secara formal pendidikan dibangun mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Perguruan tinggi tertua yang difasilitasi pembangunannya adalah Universitas Islam Riau atau disingkat dengan UIR tadinya daerah ini merupakan bukit yang ditumbuhi pepohonan liar dan rawa-rawa di Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru.

Bila anda kesana dan melihat UIR masa lalu, maka yang terlihat adalah hamparan hutan sebagai tempat jin buang anak, maka sekarang berubah menjadi perguruan tinggi tertua di Provinsi Riau yang maju pesat dibawah Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau.

UIR walaupun hanya sebuah perguruan tinggi tertua, namun kehadirannya dalam menciptakan generasi masa depan patut diberi jempol.

Menurut Kepala Prodi jurusan Perminyakan Universitas Islam Riau, Dr.Eng. Muslim Abdurrahman, berkat Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan PT Chevron Pasific Indonesia (PT.CPI) kepada UIR merupakan hasil nyata sejak 7 tahun, UIR mendapatkan prodi peningkatan, kompetensi dosen dan mahasiswa.

2. Kegiatan CSR Bidang Kesehatan.

Provinsi Riau sebagai penghasil Migas terbaik dan terbesar di Indonesia yang eksplorasinya dihasilkan melalui PT CPI tidak saja menaruh perhatian besar terhadap bidang sumber daya manusia, bidang kesehatan juga merupakan prioritas utama. Perusahaan menjalankan kegiatan CSR di bidang kesehatan bekerjasama dengan puskesmas-puskesmas terutama didaerah di lingkungan operasi Perusahaan.

Bidang kesehatan yang ditangani PT. CPI, tidak saja menangani gizi buruk yang diderita bayi dan anak-anak berumur di bawah lima tahun tetapi juga pelayanan kesehatan sesuai permintaan masyarakat.

Disamping itu PT CPI juga melakukan kegiatan pengobatan massal, penanganan pasien yang menderita cacat lahir, sanitasi air bersih, serta pelayanan kesehatan keliling.

Salah satu bentuk penanganan bagi pasien yang cacat lahir ialah menjalankan operasi bibir sumbing gratis terhadap 250 orang di Riau. Mengadakan dan melaksanakan kegiatan khitanan massal bagi kanak-kanak di desa-desa yang memerlukannya.

3. Kegiatan CSR di bidang Infrastruktur

Pembangunan prasarana fisik jalan dan jembatan telah dilakukan oleh PT CPI yang bertujuan untuk memudahkan perusahaan beroperasi. Selain mendirikan dan memperbaiki bangunan serta menyediakan sarana pendukung, CD dalam bidang spritual keagamaan dilakukan dalam bentuk lain seperti memberikan bantuan sosial kepada anak yatim, panti jompo dan warga kurang mampu.

PT CPI aktif memberikan bantuan kepada kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, termasuk yang dilakukan oleh organisasi sosial kemasyarakatan, pengurus mesjid dan gereja, sekolah, dan perguruan tinggi seperti Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dan bazar amal.

Disamping pembangunan Sumber Daya Manusia, Kesehatan dan Infrastruktur, PT.CPI juga melalui Community Relation (CR), berupaya mengangkat ekonomi masyarakat yang berada di lingkungan ring satu yang merupakan mitra hubungan sosial langsung PT CPI dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan operasi perusahaan.

Oleh karena itu PT CPI juga memberi bantuan kepada masyarakat secara spontan yang diberikan perusahaan untuk kegiatan dibidang ekonomi kemasyarakatan, hal ini dimaksudkan untuk membangun hubungan sosial yang harmonis dengan warga tempatan sebagai perwujudan dari hubungan kemasyarakatan yang dikenal dengan Community Relation (CR).

PT CPI melakukan program pengembangan usaha tempatan atau yang dikenal dengan Local Business Development (LBD). Kegiatan ini tujuannya untuk membangun masyarakat lokal.

LBD merupakan bentuk pengembangan masyarakat dengan tujuan bisnis yang dikenal dengan kemitraan masyarakat atau community partnership (CP).
(sumber http://repository.unri.ac.id http://nnainnanna.blogspot.co.id).
 
Selain itu, pelatihan yang diberikan dibidang pertanian bertujuan untuk membantu memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi, khususnya petani.

Program pelatihan ini berhasil membina kelompok-kelompok tani dalam berbagai jenis usaha pertanian. Selain mendapat pembinaan dari pembimbing dan penyuluh pertanian bekerjasama dengan Dinas Pertanian tempatan, PT CPI membekali dengan bantuan dan fasilitas berupa bibit tanaman, penyiapan lahan, bangunan bedeng-bedeng tanaman, dan peralatan pertanian seperti pompa air, traktor tangan, mesin pembuat pakan ikan, cangkul, parang, dan alat penyemprot hama.

Kegiatan lainnya dalam hubungan kemasyarakatan yang menjadi perhatian antaranya ialah yang diadakan untuk memperingati dan merayakan hari-hari besar nasional seperti 17 Agustus, perusahaan juga memberikan bantuan ketika masyarakat ditimpa musibah seperti kebakaran dan banjir.

Program bantuan terhadap kegiatan warga seremonial dan kondosional seperti itu tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk peralatan dan barang.

(sumber: www.indonesia.chevron.com)

Kepedulian PT.CPI sebagai eksplorator Migas di Riau telah berusaha maksimal untuk meningkatkan sumber daya manusia, yang teranyar bagaimana Chevron membantu Mahasiswa lewat CSR seperti meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa, melalui University Partnership Program (UPP) dan University Relationship Program (URP), Chevron akan meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa dan merupakan investasi strategis bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, dan masa depan industri energi.

Program UPP Chevron bekerja sama dengan lebih dari 100 perguruan tinggi, dan mitra-mitra universitas di seluruh dunia untuk membantu menarik minat serta mengembangkan mahasiswa-mahasiswa berbakat dan dosen yang dapat membantu menciptakan tenaga kerja teknik yang andal dan berdaya saing global.

Di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan mitra UPP. Kami menyediakan berbagai dukungan strategis, mencakup beasiswa, hibah, bantuan dana untuk peningkatan laboratorium dan fakultas.

Dalam program URP, Chevron bermitra dengan Universitas Negeri Riau (UNRI), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Lancang Kuning (UNILAK), dan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kami membantu menyediakan pengembangan kapasitas baik untuk mahasiswa dan dosen, peningkatan infrastruktur universitas, dan peningkatan akreditasi atas program studi terpilih.

Selain itu, dukungan PT CPI bukan dari ini saja, Chevron juga telah mendatangkan dosen-dosen luar biasa dari mereka.

Kepala Prodi jurusan Perminyakan Universitas Islam Riau, Dr.Eng. Muslim Abdurrahman, menyebutkan berkat Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan PT Chevron Pasific Indonesia (PT.CPI) kepada UIR merupakan hasil nyata sejak 7 tahun, UIR mendapatkan prodi peningkatan, kompetensi dosen dan mahasiswa. (rima)


Tulisan ini untuk diikutsertakan dalam "Lombakarya Tulis dan karya Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana 2019"



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Selasa, 19 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019

HUKRIM
Selasa, 26 Maret 2019
Selasa, 26 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Sabtu, 16 Maret 2019
Sabtu, 16 Maret 2019