Rabu, 27 Maret 2019

Drs H Wan Abu Bakar M.Si , mantan Gubernur Riau (foto; internet)

politik | Minggu, 10 Maret 2019 | Dibaca: 112
Bertekad Majukan Daerah, Wan Abu Bakar Optimis ke Senayan

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Berjuang untuk keperluan kepentingan daerah menjadi tekad Drs H Wan Abu Bakar M.Si jika kembali duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Pemilu serentak 2019 nanti.

Menurutnya, selama ini pertumbuhan dan perkembangan daerah terhambat karena 'mandek'nya dana pusat ke daerah. Semua itu tersebab minimnya perjuangan para wakil Riau yang duduk di Senayan. Kurangnya lobi ditambah surutnya perjuangan untuk mendapatkan uang pusat, menjadi sesuatu yang tak terbantahkan.

"Bukan tak ada perjuangan itu, tapi suara kita yang sedikit juga menjadi penyebabnya. Lima tahun saya pernah duduk disana, tapi tak bisa berbuat banyak karena kita yang hanya sebelas orang tak satu pendapat. Akibatnya, apa yang kita suarakan menjadi sia sia," ungkap mantan Anggota DPR RI Dapil Riau I Fraksi PPP (2009–2014) ini kepada Ridarnews.com beberapa hari lalu.

Bagi Wan, kuatnya keinginan untuk 'comeback' menuju Senayan, tak lebih untuk memperjuangkan Kepentingan daerah. Caleg PAN Nomor Urut 2 ini bertekad semaksimal mungkin menyuarakan aspirasi masyarakat Riau jika nanti terpilih.

"Selama ini banyak isu-isu daerah yang muncul namun tak terselesaikan. Misalnya, soal pemerataan, dana bagi hasil, dan lain sebagainya yang harusnya menjadi tanggungjawab para wakil rakyat kita di senayan. Makanya, saya kembali mencalonkan diri pada Pemilu ini," ucapnya.

Jika masa lima tahun dirasa tak cukup, lantas kenapa dirinya tak lagi maju pada Pemilu 2014? Wan mengatakan, semua itu karena dirinya tak bersedia dicalonkan.

"Saya tak bersedia dicalonkan karena berbeda sikap dengan ketua umum partai (PPP, red). Sejak itu saya pasif di partai, dan saya aktif di organisasi Muhammadiyah. Baru pada tahun 2018 saya ditawari Partai Amanat National (PAN) untuk bergabung sekaligus diusulkan maju sebagainya Caleg," terang Wan Abu Bakar, mantan Gubernur Riau.

Selain itu, pria kelahiran tahun 1950, bertekad memperjuangkan hak-hak Riau yang kurang diperhatikan oleh Pemerintah Pusat dan akan membantu Gubernur Riau dalam memperjuangkan proyek-proyek strategis yang memberi dampak bagi kemajuan Provinsi Riau kedepan. (rima)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Selasa, 19 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019

HUKRIM
Selasa, 26 Maret 2019
Selasa, 26 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Sabtu, 16 Maret 2019
Sabtu, 16 Maret 2019