Senin, 24 Juni 2019

Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson, Kamis (14/03) setelah hearing dengan Kadisdik dan Kasek SMU/SMK.

politik | Kamis, 14 Maret 2019 | Dibaca: 133
Soroti Keberadaan Guru Menumpuk di Kota, Ini Kata Komisi V

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Kesenjangan keberadaan tenaga pengajar tingkat SMA/SMK yang ada di Provinsi Riau menjadi sorotan komisi V DPRD Provinsi Riau.

Ditemukannya salahsatu SMAN yang memiliki banyak guru dalam satu pelajaran, sementara diwilayah pedesaan atau tempat lain malah kekurangan.

"Kita pernah sidak SMAN 14, Pekanbaru. Dimana untuk guru bidang studi ekonomi saja ada mencapai lima orang. Inikan tidak benar, malah guru tersebut bisa tidak full mengajar karena keberadaan guru bidang studi yang sama banyak disana. Sedangkan untuk sekolah yang lain apalagi di pedesaan malah tidak ada guru," sebut Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson, Kamis (14/03) setelah hearing dengan Kadisdik dan Kasek SMU/SMK.

Lebih jauh disampaikan politisi Demokrat ini, hal ini tidak bisa dibiarkan, diminta pada Pemprov terutama OPD terkait, Dinas Pendidikan untuk mencari upaya bagaimana pemerataan keberadaan dari para pengajar ini harus segera teratasi.  

"Harus ada cara yang mesti dipikirkan bagaimana para guru itu mau mengajar ditempat terpencil. Ini tentu perlu kiat, misalnya insentif lebih dibesarkan untuk yang di pedesaan atau pinggiran," sebutnya lagi.

Disampaikan juga oleh Dapil Kuansing-Inhu ini, ketegasan dari Pemprov terhadap upaya pemerataan ini juga harus ada. Tidak ada penolakan bagi para guru untuk dipindahkan, apalagi sudah ada aturan bahwa ASN itu siap untuk ditempatkan dimana saja.

"Kadang-kadang para pengajar itu juga rela tidak dapat tunjangan, asal mengajar atau jangan dipindahkan dari perkotaan. Inikan tinggal ketegasan dari pimpinan, tidak ada yang bisa menolak kebijakan pemerataan ini," tambahnya juga.

Disampaikan lagi, kalau hal ini tidak dapat diatasi, jangan diharap pendidikan di Riau akan berkualitas dan terjadi kesenjangan mutu antar sekolah yang ada.

"Saya sangat yakin dengan Gubernur saat ini, akan mampu mengatasi persoalan pemerataan para pengajar ini. Pemetaan keberadaan guru dan sekolah harus ada, sehingga diketahui mana yang kurang gurunya dan mana yang menumpuk," katanya juga. (Mediacenterriau)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Jumat, 21 Juni 2019
Kamis, 20 Juni 2019
Selasa, 18 Juni 2019
Sabtu, 15 Juni 2019
Sabtu, 15 Juni 2019

HUKRIM
Minggu, 23 Juni 2019
Jumat, 21 Juni 2019
Jumat, 21 Juni 2019
Kamis, 20 Juni 2019
Rabu, 19 Juni 2019