Rabu, 27 Maret 2019

Suasana hearing Komisi V DPRD Riau, Disdik dan Kepala sekolah di ruang Medium

pendidikan | Kamis, 14 Maret 2019 | Dibaca: 9
Terkait Sumbangan, Disdik Riau Keluarkan Surat Edaran

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Dinas Pendidikan Provinsi Riau akan mengeluarkan surat edaran tentang besaran sumbangan yang diterima anak didik di sekolah masing-masing.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rudyanto saat hearing dengan Komisi V DPRD Riau, Kamis, 14 Maret 2019.

"Melalui Surat edaran yang saya keluarkan ini, tidak adalagi sumbangan yang dikutip oleh Komite sekolah yang selama ini telah melenceng dari ketentuan yang ada," ungkap Rudyanto.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan keluarkan Surat Edaran (SE) yang disebarkan pada seluruh sekolah tingkat SMK/SMA yang ada dalam 'meluruskan' persoalan ini.

"Masalah aturan terkait Komite ini sudah ada aturan atau payung hukumnya yaitu PP No 48 Tahun 2008 dan Permendikbud RI. Dimana peruntukan dana Komite digunakan selain yang sudah dianggarkan di dana BOS dan BOSDA. Dana yang sifatnya iuran tidak boleh digunakan untuk pembangunan fisik sekolah. Kalau pembangunan itu diperboleh dari dana sumbangan," jelasnya.

Lebih jauh dijelasnya, hanya saja selama ini pihak Komite Sekolah salah dalam penerapan aturan di lapangan atau di sekolah-sekolah. Dana yang dikutip dari pihak wali murid itu adalah sumbangan, boleh untuk pembangunan. Hanya saja pihak sekolah itu menetapkan besaran sumbanganya per siswa per bulannya. Inilah yang tidak dibenarkan, yang namanya sumbangan itu sukarela sesuai kemampuan.

"Jadi kita sudah duduk bersama dengan pihak hukum, untuk kejadian dana yang dikutip tahun 2019 ke bawah sudah lah. Tapi untuk 2019 ke atas tidak dibenarkan lagi. Inilah dalam waktu dekat akan kita buat Surat Edaran terkait masalah ini. Tidak dibenarkan lagi," katanya lagi memberikan penjelasan.

Ditambahkan, Komite sekolah dalam menetapkan sumbangan dihitung berdasar berapa besar dana yang dibutuhkan, kemudian dibagi dengan berapa banyaknya siswa. Sehingga ditetapkanlah jumlah besaran sumbangan per siswa yang harus dibayarkan. Seharusnya hal inikan tidak demikian, berapa uang yang didapat dari sumbangan sukarela. Kekurangannya pihak sekolah yang mencarikannya. (Mediacenterriau)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Selasa, 19 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019

HUKRIM
Selasa, 26 Maret 2019
Selasa, 26 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Sabtu, 16 Maret 2019
Sabtu, 16 Maret 2019