Jumat, 26 April 2019

Romahurmuziy dan Mahfud MD. (kolase Tribunnews.com)

nasional | Sabtu, 16 Maret 2019 | Dibaca: 100
Pertemuan Ketum PPP di Hotel Darmawangsa, Ini Kata Mahfud MD

JAKARTA - - Terkait pertemuan Mahfud MD dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy di Hotel Darmawangsa membuat Pakar Hukum dan Tata Negara ini angkat bicara.

Diketahui sebelumnya, melalui kicauana Twitternya, Mahfud MD sempat menyinggung soal penangkapan Romahurmuziy.

Romahurmuziy ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) saat sedang berada di Jawa Timur.

Melalui kalimat berbahasa Inggris, Mahfud MD mengatakan, "As I told you at that night, in Darmawangsa Hotel: everything is matter of time.!"

Jika diterjemahkan, berikut ini kurang lebih artinya.

"Seperti yang saya katakan pada Anda malam itu, di Hotel Darmawangsa: semuanya masalah waktu."

Kicauan Mahfud MD tersebut sontak membuat banyak pihak berspekulasi.

Apalagi pada 14 Agustus 2018 lalu di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Mahfud MD sempat mewanti-wanti Romahurmuziy untuk berhati-hati.

Melalui Kabar Petang Tv One, Jumat (15/3/2019) Mahfud MD kemudian menjelaskan maksud dari kicauan Twitternya tersebut.

Mahfud MD membenarkan bahwa pertemuannya dengan Romahurmuziy di Hotel Darmawangsa ada hubungannya dengan pernyataannya di ILC.

Di ILC, Mahfud MD mengaku mengingatkan Rommy agar 'jangan main-main'.

Mahfud MD tidak spesifik menjelaskan mengenai wanti-wantinya tersebut.

Apakah perihal korupsi atau hal lain.

Namun di saat yang sama, Mahfud MD juga menyinggung soal penangkapan Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto dalam kasus korupsi.

Seolah menggiring kesimpulan bahwa wanti-wanti dari Mahfud MD tersebut berkaitan dengan kasus korupsi.

Terkait hal ini, Mahfud MD mengaku dihubungi oleh Romahurmuziy setelah acara ILC.

Dua hari kemudian, Mahfud MD dan Romahurmuziy bertemu di Hotel Darmawangsa.

Mahfud MD mengaku tak sendirian bertemu Romahurmuziy.

Ia ditemani oleh Al Hilal Hamdi.

Sedangkan Romahurmuziy yang hadir belakangan ditemani oleh politisi PPP, Suharso Monoarfa.

"Begitu ribut-ribut (pasca-penetapan Ma'ruf Amin sebagai cawapres pendamping Joko Widodo) itu kan lalu saya tampil di ILC saya bilang tentang hal yang terkait dia lalu dua hari kemudian saya bersama Romi, bersama Suharso Monoarfa bersama Al Hilal Hamdi bertemu di hotel Darmawangsa jam 11 malam," kata Mahfud MD di Kabar Petang Tv One.

Mahfud MD menyebut pertemuan tersebut diinasisi oleh Suharso Monoarfa.

Di saat itu, Suharso Monoarfa juga bertanya kepada Mahfud MD perihal indikasi nama Romahurmuziy tercatat di KPK.

"Dia bertanya tentang itu, apa betul Romi teridentifikasi di KPK?"

"Apa Pak Mahfud melaporkan itu?," ucap Mahfud MD menirukan Suharso Monoarfa.

"Saya bilang tidak, saya tidak laporkan, saya tahu dari KPK, menurut saya soal waktu saja, saya bilang begitu waktu itu," jawab Mahfud MD.

Dari pertemuan tersebut, Mahfud MD mengaku tidak ada masalah pribadi antara dirinya dengan Romahurmuziy.

Bahkan mereka berpelukan selesai pertemuan tersebut.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, tim penindakan mengamankan total lima orang di wilayah Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Mereka terdiri dari unsur anggota DPR, swasta, dan pejabat Kementerian Agama di daerah.

Meski demikian, Febri enggan mengungkap lebih rinci identitas kelima orang yang diamankan.

Febri mengatakan, penindakan ini diduga terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama.

"Diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama, baik di pusat maupun di daerah. Tentu kami perlu mendalami lebih lanjut informasi-informasi tersebut dan KPK belum bisa menyebutkan siapa saja orang-orang yang diamankan," ujar Febri di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Jumat (15/3/2019) dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Menurut Febri, dugaan transaksi itu merupakan yang kesekian kalinya.

KPK mengamankan uang dalam pecahan rupiah.

Namun, Febri belum bisa memastikan total uang yang diamankan.

"Nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut, selain lima orang itu, ada diamankan pihak lain, akan kami sampaikan. Tapi yang bisa dikonfirmasi saat ini adalah lima orang diamankan di Jawa Timur, kemudian dibawa untuk proses klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut di Polda Jawa Timur," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (15/3/2019).

Agus belum mengungkap Romahurmuziy ditangkap bersama siapa saja dan terkait kasus apa.

"Betul, ada giat KPK di Jatim. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Agus. (Tribunnews.com )



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019

HUKRIM
Selasa, 23 April 2019
Jumat, 19 April 2019
Senin, 15 April 2019
Kamis, 11 April 2019
Selasa, 9 April 2019