Minggu, 20 Oktober 2019

Ilustrani (Internet)

nasional | Senin, 18 Maret 2019 | Dibaca: 166
Diduga Saling Ejek di Medsos, Dua Pelajar di Bogor, Duel Hingga Tewas

BOGOR, RIDARNEWS.COM – Amri Hamdani alias AH (17) dan MR (13), merupakan dua orang pelajar ditemukan tewas dengan luka bacok di kepala, diduga saling ejek di media sosial, Facebook dan melakukan duel ala gladiator.

Demikian disampaikan Kasat Reserse Kriminal Polres Bogor, Ajun Komisaris Benny Cahyadi, Senin, 18 Maret 2019.

“Dari saling ejek itu, mereka bersepakat untuk bertemu untuk lakukan duel ala gladiator,” kata Benny di Mapolres Bogor.

Benny mengatakan, keduanya kemudian bertemu di sebuah lapangan di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, pada Kamis, 14 Maret 2019, pukul 19.00 WIB.

“Masing-masing anak ini mempersenjatai diri dengan celurit dan melakukan duel,” kata Benny.

Benny mengatakan, saat duel keduanya saling serang menggunakan celurit. Awalnya, MR yang terkena sabetan celurit di bagian bahu sebelah kanan, yang selanjutnya di balas oleh MR hingga melukai tangan kiri AH.

“AH kembali melawan dan menyabetkan celurit ke bagian mulut MR, hingga akhirnya MR membalas dengan membacok bagian atas kepala AH,” kata Benny.

Setelah membacok AH, ujar Benny, MR langsung meninggalkan AH yang dalam kondisi berlumuran darah di bagian dengan celurit masih menancap di kepala.

“AH akhirnya meregang nyawa. Karena tak terima, keluarga AH melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciampea,” kata Benny.

Aparat kepolisian pun telah menetapkan MR (13) sebagai tersangka dan menjerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 184 ayat (4) KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara.

“Barang bukti yang diamankan yakni dua buah celurit dan pakaian korban,” kata Benny.

Benny mengimbau kepada seluruh masyarakat dan orangtua untuk lebih aktif dan peduli terhadap lingkungan. “Terutama keluarga, jangan pernah sedikit pun memberi kebebasan kepada anak, terutama di malam hari,” kata Benny.

Duel ala gladiator antar-pelajar di Bogor terjadi beberapa kali. Kasus terkini melibatkan pelajar SMP, di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada 24 November 2017. Akibatnya, Ahmad Raih Syahdan bin Ilyas (16) tewas.  (Tempo.co)

BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Jumat, 18 Oktober 2019
Kamis, 10 Oktober 2019
Rabu, 2 Oktober 2019
Rabu, 2 Oktober 2019
Selasa, 1 Oktober 2019

HUKRIM
Sabtu, 19 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Kamis, 17 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019