Jumat, 26 April 2019

Teks foto: Ketua Bawaslu bersama Kapolres Bengkalis dan Kajari Bengkalis ketika pengecekan pasukan pengamanan pemilu, Minggu 14 April 2019 di Halaman Mapolres Bengkalis.

bengkalis | Minggu, 14 April 2019 | Dibaca: 101
Masuki Masa Tenang,
Bawaslu, Kajari dan Kapolres Bengkalis Gelar Apel Pengawasan Politik

BENGKALIS, RIDARNEWS.COM - Memasuki masa tenang Pemilu 2019, Ketua Badan Pengawas Pemilu Bengkalis Mukhlasin yang didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto dan Kajari Bengkalis Heru Winoto menggelar Apel Pengawasan Patroli Satgas Anti Politik uang pada masa tenang.

Apel ini dilaksanakan di halaman Mapolres Bengkalis, Minggu, 14 April 2019

 Adapun pasukan Apel patroli pengawasan bersama masa tenang pemilihan umum tahun 2019 terdiri dari, Kapolres Bengkalis 1 pleton bersama 5 unit mobil patroli, anggota Kodim 0303 Bengkalis 1 pleton beserta 1 unit mobil patroli.

Kemudian anggota sentra Gakkumdu bersama 8 unit mobil patroli, Satpol PP 1 pleton dengan 2 unit mobil patroli, Dinas Perhubungan 1 pleton bersama 2 unit mobil patroli.

Lalu ketua dan anggota Panwaslu Kecamatan Bengkalis dan Bantan serta pengawas kelurahan Desa dan Kelurahan Kecamatan Bengkalis dan Bantan berjumlah 55 orang.

Ketua Bawaslu Bengkalis Mukhlasin mengatakan pemilu kali ini merupakan pengalaman baru bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana pertama kalinya dalam sejarah kepemiluan, Presiden dan Wakil Presiden, DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota di pilih secara serentak.

"Aspek ini menjadi ujian besar bagi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilihan umum yang telah 11 tahun mendedikasikan menjaga hak pilih rakyat, kami telah melakukan berbagai upaya serius guna mengakselerasi kesiapan dan kematangan seluruh jajaran dalam menghadapi setiap tahapan Pemilu," kata Mukhlasin.

Mukhlasin menambahkan memasuki masa tenang sejak tanggal 14 hingga 16 April ini merupakan fase krusial dalam pelaksanaan pemilu yang akan menguji integritas seluruh elemen bangsa.

"Masa tenang seperti saat ini cenderung diwarnai dengan praktik kecurangan seperti politik uang, propaganda isu sara, penyebaran berita hoaks, serta benturan kekerasan antar masa pendukung peserta pemilu," tutur Mukhlasin. ##Diskominfotik Bengkalis

 



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Selasa, 19 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019
Senin, 18 Maret 2019

HUKRIM
Selasa, 23 April 2019
Jumat, 19 April 2019
Senin, 15 April 2019
Kamis, 11 April 2019
Selasa, 9 April 2019