Rabu, 18 September 2019

Ilustrani (Internet)

pelalawan | Sabtu, 11 Mei 2019 | Dibaca: 159
Terdakwa Bantah BAP, Yusuf Sitompul: Penyidikan Sesuai SOP

PANGKALANKERINCI, RIDARNEWS.COM - Sidang perkara pembunuhan Daud Hadi dengan terdakwa Ariyanto kembali disidang di PN Pelalawan dengan agenda keterangan saksi verbalisan, penyidik unit 1 Reskrim Polres Pelalawan, Brigadir B Yusuf Sitompul.

Dihadirkannya saksi verbalisan (penyidik) karena dipersidangan terdakwa Ariyanto membantah keterangannya yang ada diberita acara pemeriksaan (BAP).

Keterangan Yusuf Sitompul dipersidangan menyebutkan, proses penyidikan terhadap Ariyanto dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penyidikan. Bukan menekan terdakwa agar mengaku.

Terhadap keterangan saksi, terdakwa tak membantah. Ini sekaligus 'menelanjangi' terdakwa dipersidangan bahwa terdakwa sudah berbohong.

Sebab, dalam sidang Selasa (7/5/19) lalu, terdakwa Ariyanto mengaku ditekan agar mengakui perkara pembunuhan yang menewaskan Daud Hadi. Ternyata, keterangan penyidik sebaliknya. Dan terdakwa tidak keberatan atas keterangan saksi verbalisan yang melakukan penyidikan sesuai SOP.

Menurut Yusuf Sitompul, saat diperiksa di Polres, pihaknya sudah menanyakan ke terdakwa apakah ada penasehat hukum yang mendampingi. Kalau tak ada pihak Polres akan menunjuk pengacara yang sudah ditunjuk oleh Negara.

Namun, saat itu Ariyanto berkeras akan memberikan keterangan sendiri. Berdasarkan keterangan Ariyanto, Yusuf pun melakukan penyidikan dengan membuat BAP. Sebelum ditanda tangani BAP tersebut terlebih dahulu dibaca olah Ariyanto. Setelah jawabannya sesuai apa yang dikatakannya baru ditandatangani.

Namun, dalam persidangan pemeriksaan terdakwa, terdakwa Ariyanto membantah BAP tersebut. Menurutnya, saat diperiksa (membuat BAP) dirinya ditekan penyidik.

Berdasarkan keterangan terdakwa ini akhirnya JPU Marthalius, SH, dari Kejaksaan Negeri Pelalawan menghadirkan saksi verbalisan.

Usai mendengarkan keterangan saksi verbalisan, majelis hakim yang di ketuai Melinda Aritonang, SH, menunda sidang dan akan dilanjutkan minggu depan. (Ishar. D)

BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Selasa, 17 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Minggu, 8 September 2019

HUKRIM
Sabtu, 14 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Jumat, 13 September 2019
Rabu, 11 September 2019