Minggu, 18 Agustus 2019

Aheng terdakwa perkara dugaan penggelapan divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Pelalawan.

pelalawan | Senin, 20 Mei 2019 | Dibaca: 145
Divonis 2 Tahun Penjara, Aheng Ajukan Banding

PANGKALANKERINCI, RIDARNEWS.COM - Aheng terdakwa perkara dugaan penggelapan divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Pelalawan. Aheng dinyatakan terbukti melanggar Pasal 374 ayat (1) KUHP.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Nelson Angkat SH, itu lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 4 tahun penjara.

Atas putusan tersebut terdakwa Anto Giovani alias Aheng langsung nyatakan banding.

Dalam amar putusannya, selain divonis 2 tahun penjara, terdakwa harus membayar denda Rp 2500,_

Anto Giovani usai persidangan kepada wartawan mengaku kecewa dengan putusan hakim. Karena dalam amar putusan itu, pleidoi yang diajukan tidak dipertimbangan majelis hakim.

Sebaliknya, majelis lebih mengedepankan isi BAP dari penyidik, keterangan saksi yang salah, seperti saksi Melin justru dijadikan bahan pertimbangan majelis hakim.

"Jadi kalau kita pikir untuk mencari kebenaran dan keadilan di negara ini cukup sulit," keluh Aheng yang langsung menyatakan banding.

Sebaliknya, JPU Rahmat Hidayat, SH, dari Kejaksaan Negeri Pelalawan juga menyatakan banding, karena putusan majelis hanya setengah dari tuntutan.

"Putusannya dibawah standar ketentuan dan peraturan Kejagung," terang nya.  (Ishar.d)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Senin, 5 Agustus 2019
Sabtu, 3 Agustus 2019
Jum'at, 2 Agustus 2019
Kamis, 1 Agustus 2019
Rabu, 24 Juli 2019

HUKRIM
Jumat, 16 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Selasa, 13 Agustus 2019
Selasa, 13 Agustus 2019