Selasa, 16 Juli 2019

kampar | Rabu, 29 Mei 2019 | Dibaca: 137
Antisipasi Jalur Lintas Barat, Ini Kata Kasatlantas

BANGKINANG, RIDARNEWS.COM - Rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1440H, Polres Kampar menggelar Operasi Ketupat Muara Takus yang dimulai Rabu, 29 Mei 2019.

Dalam beberapa hari kedepan diprediksi arus lalulintas akan meningkat tajam, terutama pada Jalur Lintas Barat yang melalui wilayah hukum Polres Kampar karena semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1440-H.

Dalam siaran pers, Kasat Lantas Polres Kampar AKP Fauzi SH MH menyampaikan beberapa informasi terkait kondisi jalan di Jalur Lintas Barat ini, hal ini bisa dijadikan pedoman bagi para pengguna jalan yang akan mudik dari daerah Riau menuju Sumbar.

Ada beberapa titik daerah rawan macet yang perlu diwaspadai pada jalur lintas barat ini, mulai dari Batas Kota Pekanbaru hingga Perbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, yaitu :

1. KM 16 Batas Kota Pekanbaru dengan Kecamatan Tambang, Kampar, dimana semenisasi jalan disekitar wilayah ini belum rampung sehingga berpotensi terjadinya kemacetan.

2. Pasar Danau Bingkuang Kecamatan Tambang terutama saat hari pasar setiap Rabu, sering terjadi kemacetan disekitar lokasi pasar ini karena banyaknya kendaraan angkutan barang dan orang serta masyarakat yang melintas, ditambah para pedagang yang sering berjualan hingga ke pinggir jalan.

3. Pasar Kampar di Kecamatan Kampa, kemacetan biasa terjadi pada hari Minggu yang merupakan hari pasar, kondisinya hampir sama dengan Pasar Danau Bingkuang dan kadang kala cenderung lebih sering timbul kemacetan karena adanya penyempitan badan jalan pada jembatan dekat lokasi pasar ini.

4. Pasar Air Tiris di Kecamatan Kampar yang hari pasarnya diadakan setiap Sabtu, dilokasi ini kemacetan sering terjadi disekitar jalan masuk dan keluar pasar, karena kendaraan warga yang keluar masuk menuju pasar.

5. KM 68 Wilayah Desa Kuok, dilokasi ini sedang ada pembangunan Jembatan Sijangkang, namun untuk kendaraan dapat melewati jembatan darurat disebelahnya.

Kondisi jembatan darurat ini cukup lebar dan bisa dilewati kendaraan besar dari kedua arah sehingga potensinya kemacetannya tidak terlalu tinggi yang perlu diwaspadai hanya kondisi jalan yang masih berupa timbunan material berupa tanah bercampur kerikil.

6. Pasar Kuok di Kecamatan Kuok yang hari pasarnya berlangsung setiap Selasa, lokasi ini menjadi sasaran prioritas bagi Jajaran Polres Kampar karena tingkat kemacetannya yang cukup tinggi pada waktu-waktu tertentu.
 
Biasanya pada saat puncak arus mudik kendaraan dari arah Pekanbaru akan dialihkan kejalan altenatif dipersimpangan sebelah kiri dekat Lapangan Bola sekitar 250 meter sebelum Pasar Kuok dan keluar lagi dijalan Utama sekitar 500 meter setelah Pasar Kuok.

7. KM 84 dekat pintu masuk objek wisata Ulu Kasok, KM 85 dekat pintu masuk objek wisata Puncak Kompe dan KM 86 dekat pintu masuk objek wisata Tepian Mahligai di wilayah Kec. XIII Koto Kampar, pada lokasi ini potensi kemacetan karena banyaknya masyarakat yang akan berwisata saat lebaran sementara lokasi parkir kurang memadai.

Selain beberapa titik daerah Rawan Macet diatas, hal lain yang perlu diwaspadai adalah daerah Rawan Longsor terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, beberapa daerah Rawan Longsor di Jalur Lintas Barat ini adalah di KM 78, 79 dan KM 80 wilayah Desa Merangin Kecamatan Kuok serta di KM 87, 108, 109 wilayah Kecamatan XIII Koto Kampar.

Pada kesempatan ini Kasat Lantas Polres Kampar mengimbau untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi peraturan lalulintas, selain itu para pengguna jalan diharapkan bersabar saat melewati lokasi-lokasi keramaian dengan tidak mengambil jalur sebelah kanan yang akan memperparah keadaan.

Sebagai langkah antisipasi, Jajaran Polres Kampar telah menyiapkan Tim Urai Macet yang siap diturunkan setiap saat kelokasi-lokasi rawan macet ini, selain itu juga telah didirikan 3 Pos Pengamanan di Jalur Lintas Barat ini, yaitu di depan SBPU Rimbo Panjang, Lapangan Merdeka Bangkinang dan di Kelok Indah dekat Perbatasan Sumbar.

"Para Pemudik bisa beristirahat dan meminta bantuan pada Petugas Gabungan yang ditempatkan pada Pos Pam ini, semoga pelaksanaan Operasi Ketupat Muara Takus tahun 2019 ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga masyarakat akan merasa aman dan nyaman," jelas AKP Fauzi. (rls)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 10 Juli 2019
Selasa, 2 Juli 2019
Senin, 1 Juli 2019
Senin, 1 Juli 2019
Minggu, 30 Juli 2019

HUKRIM
Sabtu, 13 Juli 2019
Sabtu, 13 Juli 2019
Sabtu, 13 Juli 2019
Kamis, 11 Juli 2019
Kamis, 11 Juli 2019