Rabu, 17 Juli 2019

Gubernur Riau, Syamsuar menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun Anggaran 2018.

politik | Jumat, 14 Juni 2019 | Dibaca: 145
Gubri Sampaikan Ranperda Pelaksanaan ABPD 2018

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Gubernur Riau, Syamsuar menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun Anggaran 2018, Kamis (13/6/19).

Penyampaian dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Riau yang dipimpin Ketua DPRD Riau, Septina Primawati didampingi Wakil Ketua Kordias Pasaribu, Asri Auzar dan Sunaryo.

Turut hadir Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, FORKOPIMDA, Ketua Komisi, Fraksi dan 35 Anggota DPRD Riau. Hadir juga Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Ahmad Hijazi, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para undangan yang ada.

Syamsuar dalam pidato pengantarnya menyampaikan, berbekal regulasi dan dukungan Dewan, implementasi program atau kegiatan 2018 secara umum sudah dilakukan dengan baik dan mendapatkan opini WTP. Untuk meningkatkan penerapan tata kelola pemerintah yang baik berkelanjutan, maka apa yang sudah dilakukan dijadikan dasar untuk dilakukan penyempurnaan dan perbaikan dimasa yang akan datang.  

"Penyusunan berbagai program yang sudah dilakukan di APBD 2018 dialokasikan dalam upaya pengentasan kemiskinan meningkatkan kualitas SDM serta menyediakan infrastruktur yang memadai secara nyata telah dapat dirasakan baik langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat di Bumi Lancang Kuning," sebutnya apa yang sudah tetcapai.

Selanjutnya Syamsuar juga menyampaikan kondisi keuangan 2018 dimana pendapatan daerah dengan target Rp9,236 triliun lebih terdiri dari PAD Rp 3,963 triliun lebih, pendapatan transfer Rp 5,269 triliun lebih dan dari pendapatan yang syah kain Rp2,975 miliat lebih. Pendapatan daerah dapat direalisasikan Rp 8,478 triliun lebih (91,79%).

Untuk belanja Rp 10.326 triliun lebih dimana untuk operasional Rp 6,588 triliun lebih (63,80%), belanja modal Rp 1,805 triliun lebih (17,49%), belanja tak tetduga Rp 10 miliar lebih (0,1%), belanja transfer dialojasikan Tp1,922 triliun lebih (18,62%). Dari jumlah yang dianggarkan sampai akhir 2018 dapat direalisasikan Rp 8,469 triliun lebih (82,02%). (mediacenterriau)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Rabu, 10 Juli 2019
Selasa, 2 Juli 2019
Senin, 1 Juli 2019
Senin, 1 Juli 2019
Minggu, 30 Juli 2019

HUKRIM
Selasa, 16 Juli 2019
Sabtu, 13 Juli 2019
Sabtu, 13 Juli 2019
Sabtu, 13 Juli 2019
Kamis, 11 Juli 2019