Minggu, 18 Agustus 2019

Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau menerima kedatangan beserta rombongan Bareskrim Polri di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, Jalan Adi Sucipto No 284 (Komplek Transito), baru-baru ini.

politik | Minggu, 14 Juli 2019 | Dibaca: 147
Bawaslu Beberkan 182 Pelanggaran Pidana Pemilu

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau menerima kedatangan Kanit I Subdit II Dit Tipidum, AKBP Wagino, beserta rombongan Bareskrim Polri di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, Jalan Adi Sucipto No 284 (Komplek Transito), baru-baru ini.
 
Kepada Bareskrim Polri, Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan membeberkan 182 pelanggaran pidana Pemilu tahun 2019.

Pada kesempatan itu, Ketua Bawaslu Riau mengucapkan terimakasih kepada rombongan yang telah datang untuk bersilahturahmi dengan Bawaslu.

"Ini sebagai bukti serta wujud sinergitas antara Polri dan Bawaslu," kata Rusidi Rusdan.

Selanjutnya, Kanit I Subdit II Dit Tipidum Bareskrim Polri, AKBP Wagino menyampaikan maksud dan tujuan datang ke Bawaslu Riau ini.

"Kami ingin menanyakan kepada ketua Bawaslu Riau terkait penanganan dan jumlah pelanggaran pidana Pemilu tahun 2019 yang sudah dan masih dalam proses hukum," tanya Wagino.

Secara umum, jumlah pelanggaran pidana Pemilu Tahun 2018 sebanyak 182 Pelanggaran Pidana. " Itu terbagi menjadi 2 yaitu 97 pelanggaran dari temuan pengawas dan 85 pelanggaran dari laporan masyarakat dan peserta Pemilu," terang Rusidi.

Terhadap dugaan pelanggaran pidana yang sudah ataupun masih dalam proses penanganan sentra Gakkumdu se-Riau, terdapat 12 laporan dan temuan yang sudah sampai proses penydikkan hingga putusan di pengadilan.

Dari 12 Laporan tersebut, berkembang menjadi 16 Putusan di pengadilan. Adapun 16 Putusan dengan keterangan 3 Pelanggaran Pidana vonis bebas dan 13 pelanggaran vonis Pidana.

Selain itu, Rusidi menjelaskan bahwa jumlah terdakwa dari 16 putusan tersebut ada sebanyak 18 Orang dengan rincian 15 Orang terpidana, dan 3 orang dari 1 putusan yang belum incracht.

"Satu putusan berada di Kabupaten Indragiri Hulu, dimana terdakwa mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Rengat ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. (rls)



BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Senin, 5 Agustus 2019
Sabtu, 3 Agustus 2019
Jum'at, 2 Agustus 2019
Kamis, 1 Agustus 2019
Rabu, 24 Juli 2019

HUKRIM
Jumat, 16 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Selasa, 13 Agustus 2019
Selasa, 13 Agustus 2019