Selasa, 15 Oktober 2019

Direktur Tipiter Mabes Polri, Brigjen Pol Muhammad Fadil Imran dalam siaran persnya di lokasi bekas kebakaran lahan milik PT Adei Plantation, Jumat, 20 September 2019.

pelalawan | Jumat, 20 September 2019 | Dibaca: 108
Diduga Bakar Untuk Replanting, M. Fadil: Manajemen PT Adei Akan Kita Panggil

PELALAWAN, RIDARNEWS.COM - Kebakaran hutan dan lahan milik PT Adei Plantation pada tanggal 7 September 2019 lalu seluas 4,25 hektar diduga sengaja dibakar untuk program replanting.

Demikian diungkapkan Direktur Tipiter Mabes Polri, Brigjen Pol Muhammad Fadil Imran dalam siaran persnya di lokasi bekas kebakaran, Jumat, 20 September 2019.

"Saat ini kita berada dilokasi Konsesi milik PT Adei Plantation & Industri, merupakan salahsatu Penanam Modal Asing (PMA) dari negara tetangga, Malaysia, tanggal 7 September 2019 lalu, pukul 17.30 WIB, terbakar seluas 4,25 Ha," kata Brigjen Pol Muhammad Fadil.

"Kedatangan kami (Bareskrim, red) untuk membantu proses penyidikan berdasarkan laporan Tim Polres Pelalawan bahwa akan ada rencana Replanting (penanaman kembali) diblok terbakar ini," katanya melanjutkan.

Ini membuktikan keseriusan kami dalam modus operandi karhutla, baik itu milik korporasi maupun perorangan akan kita tindak tegas.

"Untuk itu hari ini kita lakukan Police Line yang sesuai dengan peta replanting yang dikeluarkan Perusahaan dan pihak Kepolisian menduga Perusahaan dengan sengaja melakukan proses replanting dengan cara membakar lahan," tukas Muhammad Fadil lagi.

Sebagaimana disampaikan Fadil, beberapa hari sebelumnya, pihak kepolisian sudah melakukan rangkaian penyidikan. Material dan partikel bekas lahan yang terbakar sudah diambil dan dilakukan uji laboratorium dan keterangan ahli.

"Setelah melalui serangkaian penyidikan maka kami akan mengenakan pasal 98 Lingkungan Hidup dengan hukuman 10 tahun penjara", ujar Fadil.

Untuk mempertanggungjawabkan kejadian karhutla dilahannya sendiri, pihak kepolisian berencana akan memanggil pihak manajemen perusahaan tersebut.

"Dalam waktu dekat kita akan memanggil Manager Area dan Direktur Operasional perusahaan ini", tegas Direktur Tipiter Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Fadil Imran.

Pantauan ridarnews.com dilokasi kebakaran, terlihat Police Line mengelilingi pinggiran lahan, yang sudah dibersihkan itu.

Termasuk juga plang tertanda Kepolisian Negara Republik Indonesia Badan Reserse Kriminal yang bertuliskan "Areal Ini Dalam Proses Penyidikan Bareskrim Polri Sesuai Dengan Laporan Polisi Nomor: LP/A/0622/IX/2019/Bareskrim, Tanggal 20 September 2019. (Dav)

BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 10 Oktober 2019
Rabu, 2 Oktober 2019
Rabu, 2 Oktober 2019
Selasa, 1 Oktober 2019
Senin, 23 September 2019

HUKRIM
Senin, 14 Oktober 2019
Senin, 14 Oktober 2019
Senin, 14 Oktober 2019
Minggu, 13 Oktober 2019
Jumat, 11 Oktober 2019