Selasa, 15 Oktober 2019

DPRD Bengkalis Sambut Unjuk Rasa Mahasiswa Polbeng

dprd_bengkalis | Selasa, 24 September 2019 | Dibaca: 83
Ratusan Mahasiswa Polbeng Geruduk DPRD Bengkalis

BENGKALIS, RIDARNEWS.COM - Ratusan mahasiswa Politeknik Bengkalis menggelar unjukrasa didepan gedung DPRD Bengkalis, Selasa, (24/9).

Aksi Mahasiswa tersebut memprotes dan mengeluh dengan kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan beberapa Pelaku kebakaran yang hingga saat ini masih menyelimuti Provinsi Riau.

Koordinator lapangan, Saputra dalam orasinya mengatakan akibat karhutla masih "berkuasa" rakyat menjadi menderita. Hutan di Riau dibakar bukan terbakar.

"Wahai wakil rakyat terhormat, dengarkanlah, karhutla makin merajalela rakyat menderita, hutan di Riau ini bukan terbakar tetapi dibakar," kata Saputra dalam orasi.

"Mahasiswa sebagai indikator dan eksekutor, jika masyarakat Provinsi Riau tertindas maka kami akan maju," teriak Saputra, Ketua BEM Politeknik Bengkalis.

"Kami merupakan mahasiswa akan terus melakukan unjukrasa, mahasiswa merupakan orang hebat, dan intelektual, kami buktikan mahasiswa masih tetap utuh menyampaikan aspirasi masyarakat di Riau,"teriaknya lagi.
 
Kemudian, Ketua BEM Polbeng diterima oleh Ketua DPRD sementara H. Khairul Umam bersama wakil ketua sementara Syahrial dan anggota DPRD menyambut dengan senang hati datangnya kerumunan mahasiswa tersebut.

Khairul Umam mengapresiasi para mahasiswa yang selalu kompak dan bekerjasama menyampaikan aspirasi secara damai demi Bengkalis tercinta ini, termasuk kepedulian lingkungan oleh adik-adik mahasiswa.

"Informasi pergerakan adik-adik mahasiswa sudah kami ketahui sejak malam tadi dan sudah direncanakan untuk menemui dan menerima adik-adik di gedung DPRD. Malam tadi kami disibukkan dengan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan dan alhamdulillah sudah selesai dilakukan", Ujarnya.

Dijelaskannya pula, bahwa Pemerintah Provinsi Riau maupun Kabupaten Bengkalis tidak pernah tinggal diam terhadap masalah yang terjadi saat ini.

Sejak awal pemerintah bersama DPRD, TNI, POLRI, Damkar dan lainnya telah berusaha keras untuk menanggulangi bencana yang ada sekaligus mencari tersangka pembakaran hutan-hutan yang dampaknya sangat merugikan.

Kemudian Syahrial yang saat itu bersama ketua sementara Khairul Umam beserta anggota DPRD yang lain duduk bersama mahasiswa sangat mendukung pergerakan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi ke DPRD karena beliau pernah bergabung dengan aktivis di tahun 1998-1999.

Syahrial merupakan alumni UIN, dan ia sekarang merupakan tim advokasi mahasiswa UIN yang dikriminalisasi dan tim advokasi tersebut menjamin keberlangsungan hak-hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi positif.

"Alhamdulillah Alat Kelengkapan Dewan DPRD sudah terbentuk, yang terjadi hari ini tentunya akan diarahkan pada AKD. Dari pimpinan akan menugaskan kepada Komisi I bidang pemerintah untuk menerbitkan ultimatum kepada Provinsi Riau sesuai dengan tuntutan adik-adik mahasiswa termasuk masalah Karhutla", ucap Syahrial.

Lanjutnya, yang dirugikan saat ini masyarakat Bengkalis khususnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karena itu DPRD sepakat untuk menghasilkan keputusan dewan khususnya tuntutan dari adik-adik mahasiswa yang akan disampaikan kepada pihak Provinsi Riau.

Ia meminta kepada Bapemperda berdasarkan inisiatif DPRD untuk memformulasikan peraturan terkait penanganan Karhutla, kemudian di Komisi IV untuk segera melakukan pertemuan dengan Dinas Kesehatan membahas tentang dampak kesehatan karena Karhutla yang terjadi di masyarakat, dan kepada Komisi II untuk meminta kepada Damkar dan BPBD untuk memfasilitasi alat-alat yang bagus dalam penanganan Karhutla.

Bersama ketua sementara Khairul Umam dan anggota DPRD lainnya berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti tuntutan dari adik-adik mahasiswa, setelah ini akan direncanakan untuk melakukan pertemuan lanjutan dengan perwakilan dari mahasiswa untuk mendengarkan secara langsung tuntutannya berikut saran dan masukan tentang penanganan dan pencegahan terkait Karhutla dan abrasi dalam forum rapat di DPRD.

Anggota  DPRD yang hadir saat itu yaitu Sanusi dari fraksi PKS, Ruby Handoko dari fraksi Golkar, Rahmah Yenny dari fraksi Golkar, dan Asmara dari fraksi Golkar. (Humas DPRD Bengkalis/Rima)

BERITA PILIHAN
Artikel Populer
NASIONAL
Kamis, 10 Oktober 2019
Rabu, 2 Oktober 2019
Rabu, 2 Oktober 2019
Selasa, 1 Oktober 2019
Senin, 23 September 2019

HUKRIM
Senin, 14 Oktober 2019
Senin, 14 Oktober 2019
Senin, 14 Oktober 2019
Minggu, 13 Oktober 2019
Jumat, 11 Oktober 2019