Untitled Document

Alasan Sibuk Urusan Dinas, Sekko Abaikan Panggilan Bawaslu Riau
Editor: Rudi : Penulis Rima
Jumat, 19 Januari 2018
Sekretaris Kota Pekanbaru, H. M. Noer sejauh ini belum memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau dengan alasan sibuk menghadiri kegiatan dinas.

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Sekretaris Kota Pekanbaru, H. M. Noer sejauh ini belum memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau dengan alasan sibuk menghadiri kegiatan dinas.

M. Noer dipanggilan Bawaslu Riau dugaan karena tidak netral dalam menghadapi Pilkada pemilihan gubernur Riau yang akan digelar bulan Juni mendatang.

Menurut Bawaslu Riau, dugaan pelanggaran kode etik ASN dilakukan M. Noer dan 3 ASN lainnya karena menghadiri silatuhrami politik pasangan calon Gubri, Firdaus-Rusli Efendi di rumah dinas Walikota Pekanbaru.

Selain M. Noer, kegiatan politik dengan kamuflase silatuhrami itu dihadiri puluhan aparatur sipil negara dilingkup Pemerintah Kota Pekanbaru.

Terkait kehadiran ASN ini menjadi perhatian Bawaslu Riau. Selaku pengawas pemilu, pihak Bawaslu Riau perlu meminta keterangan M. Noer selaku Sekko yang disebut Walikota Pekanbaru, Firdaus, berinisiatif membuat acara tersebut.

Pemanggilan  pertama sudah dilayangkan Bawaslu Riau, Rabu (17/1/18) lalu, namun M Noer tidak hadir dengan alasan masih di Jakarta. Kemudian M. Noer mengirimkan perwakilannya, Kadisdukcapil Kota Pekanbaru, Baharuddin. Namun ditolak oleh ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, S.Ag, M.Pdi.

" Pemanggilan M.Noer ini tidak bisa diwakilkan oleh siapapun, harus M. Noer sendiri yang hadir ke Bawaslu Riau, " tegas Rusidi Rusdan kepada ridarnews.com diruang kerjanya, Jumat, 19 Januari 2018.

Pada hari Kamis pagi, 18 Januari 2018, M. Noer memberitahu kepada Rusidi Rusdan melalui sambungan selularnya mengatakan bahwa dia dari bandara langsung menuju Bawaslu Riau untuk memenuhi panggilan klarifikasi tersebut. Akan tetapi, ditolak Bawaslu Riau dengan alasan agenda kerja yang sudah dijadwalkan oleh staffnya untuk menghadiri acara di seminar di Pemprov.

" Kamis pagi, Sekko Pekanbaru menelp saya mengatakan dari bandara langsung ke Bawaslu, tapi saya ada agenda yang sudah dijadwalkan oleh staff saya, lagipula Sekko itu datang diluar jadwal yang telah ditentukan Bawaslu Riau, " ujar Rusidi.

Ditambahkannya, selepas sholat Azhar, Sekko berkata akan datang kembali lagi (Bawaslu, red) tapi ternyata ditunggu hingga malam, tidak datang juga.

"Nah, ini jadwal pemanggilan kedua ( Jumat, 19/1/18) buat Sekko Pekanbaru, M.Noer yang dijadwalkan pukul 09.00 wib, sampai jam ini belum datang juga," keluh Rusidi.

Ketika Ridarnews.com menanyakan sampai batas jam berapa pihak Bawaslu menunggu kehadiran Sekko Pekanbaru, saat itu, Rusidi mengatakan akan menunggu sampai malam.

" Kita tunggu sampai malam ini, jika tidak datang, maka kita pada hari Sabtu pagi, 20 Januari 2018, akan membuat laporan yang akan kita serahkan nantinya keempat institusi, terkait dugaan pelanggaran kode etik ASN yang dilakukannya ketika menghadiri acara dikediaman walikota Pekanbaru," jelasnya lagi.

Sementara itu, M. Noer yang coba dikonfirmasi melalui SMS tidak menjawab. (Rima).

 

 

 

 

INDEK TERBARU
politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

politik : Jumat, 19 Januari 2018

 


Copyright @ 2018 RidarNews.com, All right reserved

Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Siber - Privacy Policy - Indeks News - Mobile Versi