Untitled Document

Polsek Pekanbaru Kota Ekpos Penangkapan 85 Butir Diduga Ekstasi
Editor: Rudi : Penulis Rima
Rabu, 31 Januari 2018
Polsek Pekanbaru Kota Ekpos Penangkapan 85 Butir Diduga Ekstasi

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Kapolsek Pekanbaru Kota, Kompol M. Hanafi mengekspos penangkapan 85 butir diduga pil ekstasi berbagai merek, Rabu (31/1/18) di halaman Mapolsek.

Dalam paparannya, Hanafi mengatakan, penangkapan terhadap pemilik 85 butir diduga ekstasi tersebut berawal pada Senin (22/1/18) sore hari, personel Polsek mendapat informasi akan ada transaksi narkoba jenis ekstasi depan KTV Paragon, Jalan Sultan syarif Qasim.

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Opsnal Reskrim melakukan pengintaian, namun informan tersebut tak muncul di Paragon. Selasa, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Tim Reskrim dengan sabar menunggu target operasi. Sekitar pukul 03.00 WIB, orang yang ciri-cirinya digambarkan informan datang ke Paragon mengendarai sepeda motor dan parkir di halaman KTV Paragon.

Lelaki yang belakangan diketahui berinisial FBA (22) itu pun digeladah. Dari kantong FBA ditemukan 10 butir diduga pil ekstasi. Polisi kemudian mengembangkan perkara tersebut berdasarkan pengakuan FBA 10 butir diduga ekstasi itu diperolehnya dari seseorang yang tidak dikenalnya.

Pengakuan pelaku, sisa pil diduga ekstasi yang dibelinya dari seseorang itu disimpan dalam mobil di rumah kosnya di Jalan Sisingamangaraja.

Dengan membawa serta tersangka, Tim Reksrim bergerak ke rumah kosan FBA di Jalan Sisingamangaraja. Kemudian pelaku masuk ke dalam mobil mengambil 75 butir diduga ekstasi yang disimpan dalam mobil tersebut. 85 butir diduga ekstasi tersebut ada yang bergambar cumi-cumi dan kodok yang warna hijau.

"Jadi totalnya 85 butir," kata Hanafi.

Dijelaskan Hanafi, operasi jaringan perdagangan narkotik yang dilakukan tersangka FBA dengan pola komunikasi lewat telpon. Penjual menelpon FBA dengan nomor telepon lain. Dan saat FBA mengambil pesanan (ekstasi), penjual memandu menggunakan nomor telepon berbeda (lain lagi).

"Mereka tanpa berjumpa. Kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," ujar Hanafi.

Untuk memastikan 85 pil itu ekstasi atau tidak, pihak Polsek terlebih dahulu akan mengirim sampel pil diduga ekstasi itu ke Laboratorium Forensik di Medan.

"Jadi kami tidak bisa menduga-duga barang ini, untuk memastikan harus melalui uji labfor," pungkasnya yang akan menggenakan Pasal 114 junto Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika jika hasil uji menyatakan pil tersebut positif ekstasi. (rima)

 

 

 

 

INDEK TERBARU
Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

Hukum : Rabu, 31 Januari 2018

 


Copyright @ 2018 RidarNews.com, All right reserved

Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Siber - Privacy Policy - Indeks News - Mobile Versi