Untitled Document

Terkait Berita Tanah diklaim Pemprov Riau, Ahli Waris H.Ibrahim Gelar Konfres
Editor: red : Penulis Rima
Jumat, 09 Februari 2018
Untuk meluruskan pemberitaan yang merebak saat ini dan mengklarifikasi pernyataan pemerintah provinsi Riau atas tanah sengketa yang berada di jalan Sam Ratulangi, ahli waris H. Ibrahim melalui kuasa hukum Noesantara Law Firm menggelar Konferensi Pers

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Persengketaan tanah antara pihak Pemprov Riau dengan ahli waris H. Ibrahim belum kunjung usai. Pemerintah Provinsi Riau bersikukuh tanah yang dulunya bekas Kantor Perikanan adalah tanah milik pemerintah Riau.

Untuk meluruskan pemberitaan yang merebak saat ini dan mengklarifikasi pernyataan pemerintah provinsi Riau atas tanah sengketa yang berada di jalan Sam Ratulangi, ahli waris H. Ibrahim melalui kuasa hukum Noesantara Law Firm menggelar Konferensi Pers di Hotel Grand Elite Komplek Riau Business Center Jalan Riau Pekanbaru, Jumat (09/02/18).

Berdasarkan rilis yang diterima Ridarnews.com dari Kuasa Hukum Ahli Waris H.Ibrahim, T.Ronaldo Nainggolan, SH, MH, mengatakan sehubungan dengan pemberitaan Kamis, 08 Februari 2018 pada media cetak Harian Tribun Pekanbaru edisi 4.883 tentang pernyataan adanya upaya dari beberapa oknum dari Biro Hukum Provinsi Riau dan BPKAD Provinsi Riau untuk melakukan eksekusi dan atau menguasai tanah di Jalan Jendral Sudirman – Jalan Sam Ratulangi Kota Pekanbaru, Provinsi Riau yang kami anggap berlebihan dan cenderung melakukan pembohongan publik maka pada kesempatan ini kami selaku kuasa hukum dari Ahli Waris H.Ibrahim sampaikan kembali poin-pon yang penting ditegaskan ulang antara lain :

Bahwa oknum pada Biro Hukum dan HAM Sekretaris Daerah Provinsi Riau telah memberikan pernyataan yang menyesatkan dan cenderung mengarah ke pembohongan public terkait permasalahan tanah yang terletak di simpang jalan Sudirman – Sam Ratulangi Kelurahan Sago Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.

Bahwa sebagai pejabat publik, kami meminta kepada pejabat-pejabat di lingkungan Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Riau untuk lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan pada wartawan karena akan mengakibatkan kekisruhan di masyarakat.

Bahwa sebaiknya pejabat di lingkungan Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Riau mempelajari kembali putusan-putusan terkait permasalahan tanah yang terletak di jalan Sudirman – Sam Ratulangi Kelurahan Sago Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru, aturan perundang-undang mengenai Hak Pakai, serta dokumen-dokumen terkait permasalahan aquo.

Bahwa kami selaku kuasa Hukum tidak akan tinggal diam apabila terjadi hal-hal yang sangat merugikan hal Ahli Waris H.Ibrahim terkait permasalahan tanah yang terletak di jalan Sudirman – Sam Ratulangi, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Bahwa apabila pejabat-pejabat pada lingkungan Provinsi Riau khususnya di lingkungan Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Riau tetap mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menyesatkan dan mengarah pada pembohongan publik maka kami selaku kuasa hukum Ahli Waris H.Ibrahim yang secara langsung dirugikan karena pernyataan tersebut akan menempuh jalur hukum baik pidana maupun perdata.

Bahwa kami juga memperingatkan Pemerintah Provinsi Riau secara umum, bahwa permasalahan tanah di jalan Sudirman – Sam Ratulangi Kelurahan Sago Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru ini masih belum selesai dan Pemerintah Provinsi Riau jangan sampai melakukan tindakan yang inskonstitusional atau melawan hukum yang dapat berakibatkan terjadinya konflik terbuka di masyarakat.(rima)

 

 

 

 

INDEK TERBARU
Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

Hukum : Jumat, 09 Februari 2018

 


Copyright @ 2018 RidarNews.com, All right reserved

Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Siber - Privacy Policy - Indeks News - Mobile Versi