Hardianto Nakhodai DPRD Riau, Tiga Pimpinan Mundur Ikut Pilkada
Editor : Rima | Penulis: Rilis

politik | 17 September 2020 | Dilihat : 105

Wakil ketua DPRD Riau, Hardianto (foto; internet)

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Untuk  pertama kali, terjadi tiga dari empat pimpinan di DPRD Provinsi Riau serentak mengundurkan diri, karena ikut maju di Pilkada Serentak 9 Desember 2020. Akhirnya pimpinan dewan saat ini dipegang oleh Hardianto, SE.

Tiga pimpinan dewan yang mundur tersebut adalah H. Indra Gunawan Eet, P.hD., H. Zukri Misran, dan H Asri Auzar, SH., M. Si dan mereka saat ini fokus kepada penyusunan strategi dan koordinasi di lapangan, untuk Pilkada.

"Saya rasa hal ini adalah yang pertama kali terjadi dalam sejarah kepemimpinan di DPRD Provinsi Riau," Hardianto.

Tetapi menurut Hardianto, sampai saat ini karena belum  ada ketetapan dari Mendagri, hak dan kewajiban pimpinan maupun anggota dewan yang mundur masih sama dengan yang sebelumnya. 

"Jadi kita tetap menghargai keputusan masing-masing pimpinan," kata Hardianto di ruang kerjanya di DPRD Riau, Kamis (17/9/2020)

Menurut Hardianto, terkait pergantian Pimpinan dewan, mekanismenya satu bulan sebelum pilkada sudah harus ada SK pimpinan, sementara  pemilihan penggantinya akan diserahkan kepada partai. Hal ini juga akan dikoordinasikan dengan Mendagri.

"Harapan saya sesegera mungkin ada pimpinan agar tugas dapat dibagi dan berjalan efektif," papar kader Gerindra ini.

Mengenai pelayanan pekerjaan dan pegambilan keputusan, menurut Hardianto, tetap harus berjalan, meski saat ini hanya dirinya sendiri yang mewakili para pimpinan dewan.

"Karena saya satu-satunya yang tidak ikut pilkada ya harus siap. Tugas kedewanan harus tetap berjalan. Karena ini adalah lembaga, harus ada top leader atau penanggung jawab," kata Hardianto.

Menurut Hardianto, dirinya adalah bagian dari konsistensi, karena itu konsekuensi dan komitmennya adalah bagaimana lembaga ini tetap berjalan. 

"Dalam kapasitas secara personal, manusia biasa dan kapasitas  sebagai anggota dewan dan pimpinan yang tetap juga berkonsentrasi menjalankan amanah raktyat, mau tidak mau tetap kita laksanakan," kata Hardianto. (**)

Artikel Kanan
Artikel Kanan