Diduga Banyak Pejabat Eselon III dan IV di Siak Tak Kompeten
Editor : RUDI | Penulis: ukma

siak | 08 Januari 2020 | Dilihat : 104

Bupati Siak Sri Indrapura, Alfedri, Senin (6/1/20) kemarin, melantik pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Siak Sri Indrapura.

SIAK, RIDARNEWS.COM - Bupati Siak Sri Indrapura, Alfedri, Senin (6/1/20) kemarin, melantik pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Siak Sri Indrapura.

Hanya saja, mayoritas pejabat yang dilantik itu tidak kompeten, karena belum pernah mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklat Pim) 3 dan 4. Sebagaimana diatur UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

"Mayoritas orang yang dilantik itu belum pernah mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklat Pim) 3 dan 4. Padahal ASN yang sudah mengikuti banyak, tapi yang dilantik malah yang dekat," kata seorang ASN di lingkungan Pemkab Siak yang enggan dituliskan namanya, Selasa (7/1/2020).

Menurut sumber itu, Bupati Siak Alfedri diduga tidak mematuhi UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Di dalam UU itu mengatur tentang sistem merit.

Dijelaskan dalam sistem merit, pejabat yang akan dilantik harus berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja tanpa membedakan faktor politik, ras, asal usul, golongan dan jenis kelamin, kualifikasi dan kompetensi yang dimaksud diukur dari sertifikasinya.

Ia menyebut, sistem rotasi pejabat administrator dan pengawas harusnya dilaksanakan secara objektif, sebab, jalur untuk penilaian sudah ada berdasarkan UU ASN. Sementara di Siak hanya mengandalkan penilaian subjektif dari tim penilai kinerja ASN, meskipun ASN yang diangkat tanpa sertifikasi kompetensi.

"Seharusnya pendidikan dulu baru duduk. Kalau di Siak sepertinya sudah membudaya duduk dulu nanti urusan kompetensinya," ulas ASN itu.

Disekretariat DPRD Siak misalnya, dari 8 ASN yang dilantik, hanya 2 ASN saja yang sudah mengikuti Diklat Pim 4. Kedua ASN yang sudah diklat Pim 4 itu adalah Helen Patria yang diangkat sebagai Kasubag Program di Dinas Ketahanan Pangan, sebelumnya ia Kasubag Risalah di sekretariat DPRD Siak, kemudian Salamatunnisa, diangkat menjadi Kasubag Perencanaan Dinas Perhubungan, sebelumnya menjabat Kasubag Verifikasi di Sekretariat DPRD Siak.

Informasi yang diperoleh Ridarnews.com, Kasubag Perbendaharaan di sekretariat DPRD Siak dijabat oleh Jumiati, sedangkan pejabat sebelumnya Ali Mahfud nonjob, Jumiati merupakan ASN golongan III c. Selama ini dia bekerja di bagian komisi DPRD Siak tanpa punya pengalaman di bagian keuangan.

Sementara Ali Mahfud, pengalamannya pernah jadi bendahara pada dinas BPMPTSP.

Kasubag Rumah Tangga sekretariat DPRD Siak diangkat Nanda Feri Yunizar. Ia merupakan ASN golangan III b, pengalamannya di Sekwan belum setahun, dengan jabatan Plt Kasubag Rumah Tangga. Padahal masih banyak SDM di sekretariat DPRD Siak dengan golongan yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu, sejumlah nama yang mempunyai hubungan kekerabatan dengan Sekdakab Siak Tengku Said Hamzah juga mengapung. Hal ini menjadi pembicaraan masyarakat.

Mereka kebanyakan belum mengikuti pendidikan/diklat pim 4 untuk eselon IV dan Diklat pim 3 untuk eselon III.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Siak, Wan Abdul Razak mengatakan, pelantikan 154 pejabat administrator dan pengawas, 8 camat dan 2 lurah kemarin berdasarkan hasil penilaian tim penilai kinerja ASN Pemkab Siak, tim ini didalamnya ada Sekdakab Siak Tengku Said Hamzah dan Inspektur Inspektorat Fally Wurendorasto.

"Ya, memang banyak yang belum Diklat Pim 4 dan 3, tapi setelah dia duduk dia kan bisa pendidikan," kata Wan Abdul Razak.

Ia menanbahkan, proses mutasi pejabat tersebut memang bukan berdasarkan UU ASN tersebut, sebab, tim penilai kinerja ASN dianggap sudah cukup untuk menentukan.

"Kalau untuk eselon II mekanismenya kan sudah jelas, lelang jabatan. Untuk eselon III dan IV mekanismenya melalui tim penilai kinerja itu," tambahnya.

Terkait adanya unsur kekerabatan Sekdakab Siak dengan sejumlah ASN yang dilantik mengatakan tidak diketahuinya.

"Kalau itu saya tidak tidak tahu" tutupnya. (Ukma)

Artikel Kanan
Artikel Kanan