Kasus Pungli dan Gratifikasi Tahap II, EA Ditahan ke Rutan Sialang Bungkuk
Editor : delvia | Penulis: Lastin

pelalawan | 18 Maret 2020 | Dilihat : 22

Oknum Lurah Pangkalan Kerinci, Pelalawan ditahan di Rutan Sialang Bungkuk

PANGKALANKERINCI, RIDARNEWS.COM - Oknum Lurah Pangkalan Kerinci Timur berinisial EA  akhirnya di gelandang ke Rutan Sialang  Bungkuk Pekanbaru dengan mengenakan baju tahanan berwarna orange. 

Penahanan dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Pelalawan (Kejari) setelah dilakukan penyerahan berkas perkara, barang bukti serta tersangka dari Polres Pelalalwan ke Kejari Pelalawan. 

Sebelumnya EA ditetapkan tersangka oleh  Reskrim Polres Pelalawan atas kasus dugaan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi dalam pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah di Desa Sering Kecamatan Pelalawan, kabupaten Pelalawan provinsi Riau. Namun tidak dilakukan penahanan karena dianggap koperatif, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak akan melarikan diri.

Setelah perkara tindak pidana korupsi  tahap II, EA digiring Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejaksaan Negeri Pelalawan, Andre Antonius, SH menuju Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk di Pekanbaru, Selasa, (17/03) kemarin.

Kasie Pidsus Andre Antonius mengatakan penahanan terhadap Edi Arifin tersebut terkait perkara tindak pidana korupsi.

"Tahap II perkara tindak pidana korupsi oknum lurah di Pelalawan berinisial EA, yang disangkakan melakukan perbuatan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 12 huruf (e) juncto pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP serta dilakukan penahanan oleh kejaksaan selama 20 hari sejak  17 Maret 2020 sampai 05 Maret 2020," tutupnya. (Lastin)

Artikel Kanan
Artikel Kanan