Antisipasi Penyebaran Corona, DPRD Riau Tidak Terima Kunjungan dari Luar Provinsi
Editor : rima | Penulis: red

adv | 19 Maret 2020 | Dilihat : 272

Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Provinsi Riau, Kamis, (19/3/2020), menggelar konferensi pers tentang pandemi virus Corona atau Covid 19 yang sudah merebak keseluruh dunia, khususnya Indonesia.

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Provinsi Riau, Kamis, (19/3/2020), menggelar konferensi pers tentang pandemi virus Corona atau Covid 19 yang sudah merebak keseluruh dunia, khususnya Indonesia.

Dalam konferensi pers yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Zukri Misran menyampaikan mulai hari ini DPRD Riau untuk sementara tidak menerima kunjungan dari luar Provinsi hingga kondisi membaik.

"Mulai hari ini, terhitung Kamis, (29/3), DPRD Riau tidak menerima kunjungan dari luar Provinsi dan tidak boleh melakukan pertemuan tertutup dalam melakukan kunjungan ke kabupaten/kota,” tegas Zukri Misran yang didampingi Hardiyanto, Asri Auzar, Ade Agus Hartanto, Zulfi Mursal, Iwandi, Huzaimi Hamidy, Robin Hutagalung dan Plt Sekwan Muflihun.

Selanjutnya, Ketua DPD PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa DPRD Provinsi Riau menyepakati bahwa tidak dibolehkan anggota DPRD melakukan kunjungan ke luar daerah provinsi dan harus memprioritaskan kunjungan ke dalam daerah sifatnya cuman memantau, mengawasi kegiatan pembangunan pemerintah provinsi Riau.

"Perlu diingatkan, tidak boleh melakukan pertemuan tertutup dalam kunjungan di dalam daerah ke kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau ini,"katanya lagi.

DPRD Provinsi Riau masih tetap membuka membuka diri untuk masyarakat menyampaikan aspirasi. "Tapi dengan pola pengamanan yang ketat,"kata dia.

Setiap masyarakat yang masuk harus dites suhu tubuh dan disiapkan air seni dasar di titik yang sudah ditentukan. Tapi untuk rapat rapat dengar pendapat, untuk sementara waktu ditiadakan sampai kondisi membaik.

Kesepakatan pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Riau itu guna menyikapi wabah virus  Corona yang sudah merebak sampai ke Riau. Apalagi sudah ditemukan pasien yang positif di provinsi Riau, ujar Zukri.

Dan kepada Pemprov Riau, sambung pria disapa Misran, DPRD Riau mengimbau agar memastikan dan melakukan peninjauan seluruh fasilitas publik yang ada di seluruh kabupaten/kota dan memastikan fasilitas publik tersedia termasuk pengecek suhu tubuh dan hand sanitizer (sabun pencuci tangan).

“Terhadap rumah sakit yang telah ditetapkan sebagai rujukan, responsif dan tanggap terhadap masyarakat yang ingin memastikan atau yang terpapar virus corona, dan memastikan seluruh biaya perawatan dan pengobatan masyarakat akibat dari virus ini benar benar dipastikan gratis,” ujarnya.

Menurut Zukri, keputusan ini telah disepakati pasca ditemukannya salah seorang warga Riau yang positif terpapar virus Corona.

” Ya untuk menyikapi wabah Virus Corona (Covid-19) ini kita telah mengambil suatu kesepakatan untuk mengantisipasi wabah tersebut kedepannya,” tandas dia. (adv)

Artikel Kanan
Artikel Kanan