Menuju New Normal, Pemkab dan Polres Meranti Bentuk 10 Kampung Tangguh Nusantara Covid 19
Editor : Rima | Penulis: Juna

adv | 23 Juni 2020 | Dilihat : 130


Meranti, RIDARNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti berencana akan memberlakukan tatanan kehidupan baru (New Normal) ditengah pandemi virus Corona (Covid-19) pada 1 Juli 2020 mendatang. Tidak hanya itu, akan dibentuk juga Kampung Tangguh Nusantara yang bekerjasama dengan Polres Meranti.

Kampung Tangguh Nusantara akan dibentuk di 10 desa dan kelurahan rawan Covid-19 yang tersebar di seluruh kecamatan di Kepulauan Meranti. Hal itu terungkap dalam pertemuan yang digelar oleh pihak Polres yang dihadiri oleh Perwakilan Pemkab Meranti, Forkopimda, dan sejumlah Tokoh Masyarakat/Agama/Pemuda, bertempat diruang Rupatama, Mapolres Meranti, Selasa (23/6/2020).

Seperti diketahui, wacana pembentukan Pilot Project Kampung Tangguh Nusantara ini pertama kali diusulkan oleh Kapolres Meranti AKBP Taufik Lukman Nurhidayat SIK MH kepada Bupati Meranti Drs H Irwan MSi dalam sebuah kegiatan rakor yang digelar Pemkab Meranti guna mempersiapkan diri menghadapi New Normal yang akan diberlakukan pada 1 Juli 2020 mendatang.

Tujuan dari pembentukan Kampung Tangguh Nusantara ini dikatakan Kapolres Taufik adalah untuk melihat seberapa besar kesiapan masyarakat di masing-masing Kecamatan untuk penerapan New Normal. Nantinya Kampung Tangguh ini akan menjadi indikator yang mampu menunjukan seberapa besar efektifitas penanggulangan Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas diwilayah tersebut termasuk juga pengendalian masalah keamanan dan mengantisipasi peredaran Narkoba yang mungkin terjadi di wilayah Kepulauan Meranti.

Masukan dari Kapolres Meranti AKBP Taufik Lukman disambut baik oleh Bupati Irwan yang ditindaklanjuti dengan pembentukan Kampung Tangguh Nusantara di 10 Desa/Kelurahan yang tersebar diseluruh Kecamatan di Kabupaten Meranti.

Dalam pertemuan yang digelar di Mapolres Meranti tersebut semua pihak menyetujui rencana pembentukan Kampung Tangguh Nusantara tinggal lagi eksekusi dilapangan dimana semua pihak terkait harus saling bersinergi atau bekerjasama untuk mensukseskan rencana tersebut.

Seperti diutarakan oleh Asisten I Sekdakab Meranti Syamsuddin SH MH, bahwa semua pihak harus bekerjasama dengan baik mulai dari Pemda, Kepolisian/TNI, Pihak Kecamatan dan Desa hingga masyarakat setempat. Karena Kampung Tengah Nusantara ini akan berdampak kesegala aspek kehidupan masyarakat baik ekonomi, kesehatan, keamanan, hingga mengatur prilaku dan aktifitas masyarakat sehari-hari.

"Jadi untuk mensukseskan Kampung Tangguh Nusantara ini mari kita saling bekerjasama mulai dari penyusunan program hingga pelaksanaan dilapangan," ujar Syamsuddin.

Adapun 10 Titik Kampung Tangguh Nusantara di Kabupaten Kepulauan Meranti adalah :

1. Kelurahan Selatpanjang Barat
2. Tebing Tinggi di Desa Alahair
3. Pulau Merbau di Desa Renak Dungun
4. Rangsang Barat di Desa Anak Setatah
5. Tasik Putri Puyu di Desa Bandul
6. Rangsang Pesisir di Desa Bungur
7. Merbau di Desa Bagan Melibur
8.Tebing Tinggi Barat di Desa Alai
9.Tebing Tinggi Timur di Desa Sungai Tohor
10. Rangsang

Sekedar informasi turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kadis Kesehatan dr Misri Harsanto, Kemenag Agustiar, Ketua MUI H Mustafa SAg, Ketua LAM, Danramil Bambang, Danposal Aldef, Camat se Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Disparpora Indra Yuni, Sekretaris PMD H Edy M Nur, Kabag Humaspro Rudi Hasan, Kabid Penegak Perda Satpol PP Piskot Ginting, Ketua Forum RT/RW Kabupaten Kepulauan Meranti Ucok Alexander SE, Tokoh Masyarakat dan Undangan. (adv).

Artikel Kanan
Artikel Kanan